Berwisata Sejarah di Gedung Sarekat Islam Semarang

Berwisata Sejarah di Gedung Sarekat Islam Semarang

Ohayo.co.id – Pada awal masa pergerakan nasional di tahun 1990-an, Sarekat Dagang Islam, sebuah organisasi bentukan H.Samanhudi, berhasil memperluas sayap pergerakannya hingga ke beberapa kota di luar Surakarta. Di bawah asuhan H.O.S Tjokroaminoto pada tahun 1912, Sarekat Dagang Islam berubah nama menjadi Sarekat Islam karena basis perjuangannya mulai mencakup budaya dan pendidikan, bukan persoalan ekonomi semata.

Pengaruh besar itu sampai pula ke Semarang, yang pada saat itu turut menjadi markas pemerintah kolonial di tanah Jawa. Karena pergerakan Sarekat Islam yang semakin luas ini, dibangunlah sebuah gedung pertemuan di Semarang untuk merancang beragam agenda yang berkaitan dengan perjuangan mencapai kemerdekaan.

Berwisata Sejarah di Gedung Sarekat Islam Semarang

Gedung Rakyat Indonesia (GRI) adalah nama dari bangunan yang berdiri di atas tanah wakaf salah seorang keturunan Tasripin yang juga menjadi komisaris SI Semarang saat Semaoen menjabat sebagai ketua SI. Hal ini ditulis dalam Buku Tanah Milik No. 369 Wakaf yang menjelaskan perihal si empunya tanah. Gedung Rakyat Indonesia dibangun dari usaha swadaya dari masyarakat, yang berupa uang dan bahan bangunan, pada tahun 1919 dan selesai pada tahun 1920.

Berwisata Sejarah di Gedung Sarekat Islam Semarang 1

Gedung ini difungsikan sebagai sekolah pada siang hari dan rapat umum pada malam hari. Keberadaan SI School diumumkan secara nasional oleh Tan Malaka pada bulan Oktober dan November 1921 dalam majalah Soeara Rakjat. Jangkauan pengumuman didirikannya sekolah ini semakin diperluas pada bulan Desember 1921 dalam bentuk buku kecil atau brosur. Tujuan pendirian sekolah ini adalah keinginan menciptakan sekolah tandingan politik etis yang menurut Tan Malaka tidak etis untuk kaum kromo dan proletar. Namun sayang, jejak sekolah SI tidak terekam dengan baik di gedung yang hampir roboh ini.

Baca Juga : Wisata Sejarah Penuh Makna di Kota Lama Semarang

Beberapa dokumen sejarah republik Indonesia pernah mencatat berbagai agenda besar yang dilangsungkan di gedung ini, di antaranya rapat berbagai organisasi pergerakan, seperti Sarekat Islam, Budi Utomo, National Indische Partij, Vereeniging Spoor en Tramweg Personeel (VSTP), Partai Komunis Indonesia (PKI), Revolusioner Vaksentral, Sarekat Rakyat, kaum Tionghoa, dan lain-lain; rapat umum pemogokan selama berhari-hari yang dipimpin Tan Malaka pada 22 Januari 1922; difungsikan oleh Partai Indonesia (Pertindo) sebagai markas politik yang turut membawa organisasi lainnya seperti PNI Pendidikan dan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI); dan sebagai Pos Palang Merah saat Pertempuran Lima Hari di Semarang. Karena dirawat dan digunakan oleh Partindo, gedung ini disebut pula dengan nama Gedung Partindo.

Berwisata Sejarah di Gedung Sarekat Islam Semarang 3

Sempat dipugar dan diresmikan pada 27 Februari 2014 silam oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, membuat gedung tua ini terlihat menawan daripada sebelumnya. Pemugaran ini senada dilakukan seiring dengan perbaikan beberapa situs-situs sejarah lainnya yang ada di kota Semarang. Meski telah berganti rupa, gedung Sarekat Islam masih memancarkan aura berbeda dibandingkan pemukiman yang berada di sekitarnya.

Gedung ini pernah disegel oleh pemerintah kolonial dan mengalami aneka pergolakan, serta menjadi sarang diplomasi. Ia juga tercatat sebagai bangunan cagar budaya di bawah naungan Yayasan Balai Muslimin. Akses menuju gedung ini sangat mudah. Pengunjung dapat mengarahkan kemudi ke Jalan MT Haryono menuju Kampung Gendong, Sarirejo, Semarang Timur. Kemudian masuk gang sebelah toko sepeda di dekat Pasar Langgar. Meski terlihat kuno dan tidak begitu mencolok, Anda tetap bisa berfoto dan mengamati bangunan tua ini sebagai seorang pelancong yang tengah menikmati wisata sejarah.

Baca Juga : Destinasi Wisata Eling Bening Ambarawa Semarang dengan Aneka Permainan Outdoor

Berwisata Sejarah di Gedung Sarekat Islam Semarang 2

Nah, bagi Anda yang ingin mengeksplorasi setiap sudut kota Semarang, tak ada salahnya merencanakan liburan Anda bersama via.com. Situs via.id menyediakan berbagai kemudahan dalam menyediakan akomodasi perjalanan Anda, mulai dari tiket pesawat, kereta api, bus, hotel hingga paket wisata! Temukan pula potongan diskon hingga 10% untuk penginapan di Semarang dari Hotel Citradream melalui promo ‘Group Hotel Citradream Special Fare’ hanya di situs via.id. Tenang, semua harga yang ditampilkan adalah harga yang perlu Anda bayar. Sehingga, Anda tidak perlu takut dengan adanya biaya tambahan saat bertransaksi melalui via.com.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password