Waspada, Ini 3 Tanda Bahwa Kamu adalah Orang yang Tidak Profesional

Ketika mendengar kata profesional, apa yang ada di dalam benakmu? Pasti berkaitan erat dengan etos kerja dan sikap seseorang terhadap orang lain atau peristiwa di sekitarnya, bukan? Sebagai seorang pekerja atau pelajar, kamu mungkin bertanya-tanya, apa saja sih hal-hal yang bisa menjadi indikator bahwa seseorang mempunyai sikap tidak profesional?

Tahukah kamu, bahwa kebanyakan sikap tidak profesional itu seringkali dianggap sepele, namun berdampak besar pada tumbuhnya rasa percaya banyak orang terhadapmu. Kira-kira apa saja ya sikap atau tanda yang menjadi pertanda bahwa kita, sebagai orang Indonesia pantas dicap tidak profesional. Berikut ulasannya. Oh iya, sebelum berbuat seenaknya, sebagai orang Indonesia, yuk tata kembali karaktermu dan ciptakan profesionalisme yang patut diacungi jempol.

 

Sesuka Hati Membatalkan Janji

Tidak semua orang dengan senang hati menerima alasanmu membatalkan janji (Foto: Unsplash)

 

Di negara-negara maju seperti Eropa dan Jepang, orang tidak bisa sembarangan membuat dan membatalkan janji, Mereka cukup menghargai waktu karena tuntutan profesionalitas kerja dan kondisi sosial yang cukup kompetitif. Setiap seseorang membuat janji dengan orang lain, ia pasti akan mengatur waktunya agar tidak mengganggu ritme kerja atau kegiatan lainnya. Bukannya sok sibuk, tapi mereka memang membuat kehidupannya menjadi lebih produktif.

Beda halnya dengan rata-rata orang Indonesia, termasuk mungkin adalah kita yang sesuka hati membatalkan janji. Bukan hanya hobi membatalkan janji, rata-rata juga suka membuat-buat alasan saat ingin membatalkan janji. Kebiasaan buruk ini tentu menjadi tanda bahwa kebanyakan orang Indonesia masih minim profesionalitas. Semestinya menepati janji dan komitmen yang dibuat lebih dulu menjadi prioritas utama. Bukannya seenaknya membatalkan janji dan mengira orang lain tidak ada kegiatan lain selain bertemu dengannya.

Jadi, mulai sekarang, agar kualitas diri semakin berkembang, hindari membatalkan janji sesuka hati. Kamu mungkin masih merasa tenang apabila melakukannya pada orang terdekat dan yang bisa memaklumimu. Tapi kamu akan sadar apabila orang lain yang melakukannya padamu. Jelas, saat janji dibatalkan, nyaris tidak ada banyak pihak yang diuntungkan.

 

Sering Menyepelekan Banyak Hal

Sering menyepelekan dan tidak apresiatif terhadap usaha seseorang menandakan dirimu tidak profesional (Foto: Unsplash)

Setiap orang pasti pernah menyepelekan suatu hal, padahal bisa jadi hal itu sangat berarti dan berimbas besar terhadap kehidupan mereka. Berbeda halnya dengan penduduk negara maju yang begitu apresiatif terhadap detail atau hal-hal sekecil apapun, kita sebagai orang Indonesia malah justru menganggap hal di luar minat mereka adalah sesuatu yang tidak penting.

Kamu bisa melihat bagaimana orang Indonesia menyepelekan beragam aspek dalam kehidupannya, mulai dari hobi membuang sampah sembarangan, hingga sering terlambat mengerjakan sesuatu karena merasa itu bisa dikerjakan dalam waktu semalam. Maka jangan heran bila negara kita terlambat dalam berbagai aspek. Dan parahnya, kesalahan yang dilakukan diri sendiri pun dilimpahkan kepada orang lain, termasuk pemerintah yang telah mencanangkan banyak program untuk membuat orang Indonesia bisa lebih bergerak maju.

 

Tidak Suka Melihat Orang Lain Sukses

Siapa nih yang sering begini? (Foto: Unsplash)

Sebenarnya hal ini bisa juga dilakukan oleh orang dari negara atau bangsa lain, tapi memang orang Indonesia nyaris melakukannya setiap hari. Parahnya, kebanyakan justru tak sekadar iri terhadap capaian orang lain, tapi juga mengajak orang-orang di sekitarnya untuk ikut-ikutan iri. Miris memang. Padahal semakin banyak prestasi yang ditorehkan oleh rakyat Indonesia, tentu akan memberi manfaat yang besar bagi kehidupan bangsa dan negara.

Karakter ini juga mengindikasikan bahwa masih banyak orang Indonesia yang minim profesionalitas, serta tidak siap dengan persaingan dunia global. Padahal, di era saat ini, persaingan tidak hanya terjadi di kalangan sesama rakyat Indonesia, tapi juga bangsa lain. Kalau masih terus menerus bersikap seperti ini, lantas kapan negara kita akan maju? Menurutmu, apa saja kebiasaan yang bisa menjadi tanda bahwa kita masih minim profesionalitas?

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password