Pria Lebih Rentan Depresi Dibandingkan dengan Wanita, Ini Alasannya!

Pria Lebih Rentan Depresi Dibandingkan dengan Wanita, Ini Alasannya!

Ohayo.co.id – Seringkali kita sulit membedakan antara stress dan depresi, padahal keduanya adalah hal yang berbeda. Stress adalah kondisi yang terjadi akibat banyaknya tekanan dari luar dan dalam diri seseorang yang telah berlangsung cukup lama, dan hal ini normal dialami setiap orang serta bisa berdampak baik bagi peningkatan kinerja atau kemampuan mereka dalam menghadapi sesuatu.

Depresi adalah sebuah penyakit mental yang berdampak pada hilang semangat atau motivasi, terus-menerus merasa sedih dan gagal, dan mudah lelah, bisa berlangsung selama enam bulan atau lebih.Studi terbaru yang di publikasi di jurnal Public Health menemukan bahwa meski wanita rentan untuk stres, namun pria lebih rentan terkena depresi. Ini semakin menjelaskan bahwa keduanya adalah yang yang berbeda.

Alasan Mengapa Pria Lebih Rentan Depresi

1. Pria ingin terlihat kuat

Pria Lebih Rentan Depresi Dibandingkan dengan Wanita, Ini Alasannya!

Pria Lebih Rentan Depresi Dibandingkan dengan Wanita. Pria lebih rentan terkena depresi karena stereotype yang ada di masyarakat adalah makhluk kuat, tidak mudah menangis. Sehingga seringkali hal ini menyebabkan mereka mengabaikan tekanan yang mereka alami, ternyata hal ini justru memperparah kondisi psikologi dan menjadi pemicu depresi itu sendiri.

Berbeda dengan pria, wanita yang depresi juga biasanya lebih mudah mengekspresikan jika mereka depresi dan depresi ada wanita biasanya mengubah cara berpikir dan bersikap yang tercermin dari tingkah laku sehari-hari.

Baca juga : Konsumsi Jenis Makanan Ini Agar Nggak Depresi

2. Tidak ingin dilihat lemah

Pria Lebih Rentan Depresi Dibandingkan dengan Wanita, Ini Alasannya!

Dalam medical daily, Assari mengatakan bahwa ada kemungkinan bahwa ekspos kumulatif terhadap stres dapat membantu membentuk kekebalan terhadap stressor tersebut. Dengan kata lain, orang-orang yang sering berkutat dengan stres dapat terbiasa. Adanya penelitian lain yang menyebutkan bahwa stress lebih mudah menyerang wanita daripada pria, membuat wanita lebih kebal mengalami sensor stress sehingga meskipun mengalami depresi sekalipun, tetap bisa melewatinya.

Pria yang kurang berpotensi mendapatkan stress, menyebabkan pria lebih rentan mengalami depresi. Shervin Assari dari Departemen Psikiatri, University of Michigan, mengatakan studi jangka panjang 25 tahun melihat bahwa stressor (faktor pemicu stres) lebih berisiko 50% memicu depresi pada pria daripada wanita. Alasannya tak diketahui pasti namun peneliti berkesimpulan kemungkinan karena pria tak terbiasa menghadapi stres.

Pria dianggap sebagai kelompok sosial yang paling minim terpapar stressor mungkin pada waktu yang bersamaan juga kelompok yang paling rentan. Pria juga sedikit sekali mau terbuka terhadap masalah yang dihadapi dan depresi yang dialami, karena bagi mereka depresi adalah suatu kelemahan dan aib yang tidak patut diceritakan.

Baca juga : Benarkah Liburan ke Pantai Bisa Mencegah Depresi?

3. Cara kerja otak pria

Pria Lebih Rentan Depresi Dibandingkan dengan Wanita, Ini Alasannya!

Ahli sepakat bahwa adanya perbedaan cara otak pria dan wanita bekerja dalam menghadapi tekanan atau masalah yang dihadapi. Pria umumnya dipandang lebih santai sementara wanita dipandang lebih ‘memikirkan’ sesuatu. Pola pemikiran yang lebih santai dalam menghadapi tekanan, justru berdampak sebaliknya. Pria lebih rentan depresi dibandingkan dengan wanita.

Keacuhan menghadapi tekanan yang terjadi, sama halnya dengan membiarkan tekanan yang dihadapi berada di sekelilingnya tanpa mencari solusi bagaimana membiarkan tekanan itu pergi. Tidak mau mengungkapkan, dan berpura-pura menjadi manusia paling kuat ternyata berakibat pada terjerumusnya pria pada posisi depresi dan ternyata lebih sulit menyembuhkannya.

Beberapa penyebab di atas cukup masuk akal untuk memicu pria lebih rentan terkena depresi dibandingkan wanita. Depresi pada pria yang berlanjut akan menimbulkan masalah yang justru lebih parah. Depresi terus menurus bisa memicu mereka untuk bunuh diri, dan rasio kemungkinan bunuh diri di antara pria dan wanita ternyata juga berbeda.

Maka dari itu, untuk para pria jangan lagi gengsi untuk menunjukkan bahwa hidup kalian susah atau sedang mengalami tekanan yang tidak bisa kalian selesaikan sendiri karena pria lebih rentan depresi dibandingkan dengan wanita. Lebih baik cari teman untuk curhat atau mereka yang benar-benar kalian percaya untuk bisa menemani di saat tersulitmu.

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password