Pantai Boom Tuban, Pesona Keindahan Mantan Pelabuhan Kerajaan

pantai boom tuban

Pantai Boom Tuban adalah salah satu dari banyak wisata alam air yang ditawarkan kota yang terkenal dengan sebutan bumi ronggolawe atau kota wali, Tuban, Jawa Timur. Kota Tuban ini memang merupakan wilayah pesisir yang cukup panjang dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 65 km yang terbentang dari ujung kecamatan Bancar hingga kecamatan Palang.

Sekilas Pantai Boom ini tampak seperti Pantai Losari di Makassar yang umumnya digemari berbagai kalangan untuk berfoto-foto ria karena pantai ini juga menawarkan tempat-tempat indah untuk dijadikan background foto sehingga sangat cocok untuk menghabiskan waktu luang bersama kerabat, teman dan keluarga tercinta dengan keindahan fantastis dan tarif yang bersahabat tentunya.

Sejarah Pantai Boom Tuban

dermaga pantaiSumber foto: @dianhijabistana

Sesuai dengan sebutan Tuban sebagai kota wali, sejarah Pantai Boom juga tidak bisa dilepaskan dari perjalanan para wali. Pada zaman persebaran agama islam di nusantara, pantai ini dijadikan salah satu transit Wali Songo untuk menyebarkan ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW ke Pulau Jawa dimana salah satu wali yaitu Sunan Bonang merupakan warga asli Tuban tepatnya di sekitar alun-alun barat.

Jauh sebelum Kedatangan wali Songo, Pantai Boom ini bahkan sudah menjadi pelabuhan tempat kapal-kapal saudagar dan pedagang rempah-rempah berlabuh untuk melakukan jual beli baik itu warga lokal maupun penjelajah asing pada masa Kerajaan Majapahit yang terkenal akan kekuatannya dalam menguasai lautan hingga ke wilayah Sulu dan Malaka.

Lokasi Pantai Boom Tuban

jembatan

Lokasi pantai ini tidak sulit untuk ditemukan dan diakses terlebih dengan kecanggihan Google Maps yang menuntun siapapun menuju tempat terpencil sekalipun. Penggunaan Google Maps sepertinya tidak perlu karena Pantai Boom terletak di tengah kota tepatnya hanya 100 meter dari pos polisi yang menjorok ke arah tanjung buatan kurang lebih 1 km.

Pantai yang terletak di Kutorejo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ini memiliki sistem loket yang lumayan berjarak dari lokasi wisatanya. Loket karcis terletak setelah pengunjung memasuki jalan menuju tanjung buatan sejauh 1 km setelah sebelumnya melewati pos polisi yang apabila kurang jelas dapat bertanya pada polisi yang berjaga di sana.

Baca juga: Pantai Remen Tuban, Sensasi Nuansa Alami Berpanorama Cantik

Daya Tarik Pantai Boom Tuban

perahu di pantai boomSumber foto: @wentikrisna

Sebelum tiba di lokasi utama Pantai Boom, pengunjung akan disuguhkan dan disambut berbagai ornamen peninggalan sejarah seperti di sebelah kiri gerbang terdapat patung tentara tartar yang menceritakan pendaratannya di Pantai Boom tersebut serta ornamen ronggolawe sebagai representasi sejarah rakyat Tuban masa lampau.

Dibanding pantai-pantai lain, Pantai Boom ini lebih modern secara arsitektur karena fungsinya yang secara tidak langsung merangkap sebagai museum peninggalan sejarah Tuban. Pantai ini dilengkapi jalan setapak sepanjang jalan dari gerbang hingga daerah sekitar pantai yang dapat dimanfaatkan warga untuk beraktifitas dan ber jogging.

Selain itu, di pantai ini juga terdapat salah satu peninggalan sejarah penting yaitu sumur tua bekas peninggalan penjajahan Belanda dimana daya tariknya yaitu air dalam sumur ini tidak asing meskipun berada dekat dengan pantai. Pantai ini juga dilengkapi barak-barak bekas zaman penjajahan yang dapat digunakan sebagai tempat berteduh selain pepohonan yang sengaja ditanam untuk mengurangi terik.

Pantai ini tidak hanya menyuguhkan pemandangan alam dari biru ombak laut namun juga peninggalan sejarah seperti cerita sejarah, ornamen, sumur tua yang menjadi saksi bisu sejarah berdirinya negara Indonesia dan perkembangan masyarakat Tuban sehingga cocok dijadikan tempat edukasi warga untuk melestarikan sejarah nusantara.

Baca juga: Liburan Seru di Taman Candi Ngawi, Wisata Baru di Jawa Timur

Fasilitas dan Harga Masuk Pantai Boom Tuban

Sumber foto: @farikha_azzahra20

Selain disuguhkan pemandangan alam di Pantai Boom dimana pengunjung dapat melihat langsung sunrise, pengunjung juga akan disandingkan berbagai fasilitas seperti jalan setapak untuk arena jogging, parker yang luas, ornamen-ornamen sejarah, mushola, toilet, deretan rumah makan, penjual makanan dan souvenir serta tim SAR yang akan memberi pengamanan dan peringatan apabila ombak sedang tinggi.

Penjual di tempat wisata tersebut mayoritas berasal dari warga sekitar untuk mencari peluang ekonomi sehingga dengan berkunjung ke pantai ini tidak hanya akan melihat pemandangan namun juga membantu perekonomian warga. Pantai ini juga dilengkapi gazebo-gazebo serta pepohonan yang ditanam pemerintah juga membantu pengunjung untuk tidak kepanasan selain akses listrik dan air yang tidak terbatas.

Fasilitas di Pantai Boom tidak hanya sebatas yang disebutkan di atas, wisata ini juga dilengkapi taman bermain anak hingga air mancur sehingga para orang tua tidak perlu merasa khawatir apabila anaknya bosan atau ketika gelompbang sedang pasang, taman bermain ataupun spot-spot peninggalan sejarah dapat menjadi pengalihan sejenak atau sekadar untuk mengisi waktu luang.

Untuk tiket masuk wisata ini sangat terjangkau yaitu sebesar Rp 2.500 per orang pada hari biasa di tahun 2015, sedangkan untuk hari libur pengunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp 5.000 per orang. Sedangkan parkir kendaraan bervariasi seperti sepeda motor Rp 2.000, mobil Rp 5.000 hingga minibus Rp 10.000. Tarif tiket per orang akan lebih murah apabila pengunjung datang dalam bentuk rombongan.

Baca juga: Rekomendasi 5 Wisata Edukasi di Jawa Timur yang Paling Menarik Dikunjungi

Penginapan Terdekat Pantai Boom Tuban

1. Hotel Amerta

Hotel ini berlokasi hanya 0.51 km dari Pantai Boom, 0.41 km dari alun-alun Tuban, 2.31 dari Kuil Kwan Sing Bio dan 6.09 km dari terminal kota Tuban. Tarif per malam yang ditawarkan untuk dua orang berkisar dari harga Rp 165.000 hingga Rp 200.000 yang dilengkapi dengan breakfast, penjagaan 24 jam serta fasilitas wifi khusus kamar tamu dengan tarif Rp 200.000.

2. Hotel Ratna Tuban

Hotel ini menawarkan berbagai fasilitas terkait rating nya yang telah memperoleh bintang satu. Selain lokasinya yang hanya berjarak 0.96 km dari Pantai Boom dan 1.18 km dari Kuil Kwan Sing Bio, tarif yang ditawarkan per malam untuk dua orang pun relatif murah mulai dari Rp 216.000 hingga Rp 295.000 sudah termasuk breakfast dan wifi setiap kamar.

Hotel ini juga dilengkapi fasilitas kamar mandi dalam lengkap dengan wastafel, toilet duduk dan shower serta halaman parkir yang luas sehingga cocok untuk para pengunjung yang datang dari luar kota bersama rombongan kerabat dan keluarga besar.

3. Saras City Hotel

Hotel bintang dua ini 0.98 km dari Pantai Tuban dan 2.33 km dari Kuil Kwan Sing Bio. Fasilitas yang ditawarkan pun lengkap mulai dari tempat parkir luas, AC, Wifi, Sarapan hingga kamar mandi dalam serta toilet duduk, shower dan wastafel serta handuk untuk setiap kamar dengan tarif per malam mulai dari Rp 198.725 hingga Rp 361.445.

4. Hotel Basra

Hotel yang terletak di Jln. Basuki Rahmat no. 120, Tuban, Jawa Timur ini berlokasi 1.04 km dari Pantai Tuban dan 1.75 km dari Kuil Kwan Sing Bio. Hotel ini hanya menyediakan satu jenis kamar dengan tarif Rp 302.000 per malam untuk dua orang dengan kasur ekstra besar dan fasilitas wifi dan sarapan.

Selain daya tarik keindahan pantai yang disuguhkan dengan pemandangan sunset, Pantai Boom ini juga menyimpan berbagai cerita dan peninggalan sejarah yang menjadi saksi bisu berdirinya Indonesia dan masyarakat Tuban. Dilengkapi dengan jalan setapak, taman bermain dan air mancur, wisata ini menjadi tempat rekomendasi keluarga untuk mengisi waktu luang.

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password