Manfaat, Risiko dan Biaya Melakukan Veneer Gigi yang Perlu Diketahui

Manfaat, Risiko dan Biaya Melakukan Veneer Gigi yang Perlu Diketahui - Ohayo.co.id

Ohayo.co.id – Veneer gigi merupakan salah satu metode yang digunakan untuk membantu memperbaiki tampilan atau bentuk gigi. Caranya dengan menempelkan lapisan veneer pada gigi sesuai dengan warna atau bentuknya yang diinginkan. Melakukan veneer gigi dapat anda lakukan jika menginginkan bentuk gigi yang lebih rapi.

Veneer gigi ini memiliki dua jenis yaitu direct veneer atau indirect veneer yang masing-masing menggunakan prosedur dan jenis yang berbeda. Sebelum Anda melakukan serangkaian prosedur veneer gigi, sebaiknya anda perlu mengetahui manfaat, risiko dan biaya melakukan veneer gigi yang perlu diketahui supaya tidak kecewa di kemudian hari. Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Manfaat, Risiko dan Biaya Melakukan Veneer Gigi

Berikut ini adalah manfaat, risiko dan biaya melakukan veneer gigi yang perlu Anda ketahui, antara lain?

1. Manfaat Veneer Gigi

Melakukan veneer gigi bagi sebagian orang memang diperlukan untuk memperbaiki tampilan gigi agar lebih rapi. Veneer gigi ini memiliki banyak manfaat, antara lain merapikan gigi, memutihkan gigi serta membentuk gigi kelinci.

Manfaat veneer gigi yang pertama adalah merapikan gigi. Memiliki gigi patah, gigi yang berjarak atau posisinya yang tidak merata akan membuat tampilan gigi tidak rapi. Gigi akan terlihat lebih rapi dan kerusakannya dapat teratasi dengan veneer gigi.

Manfaat yang kedua yaitu memutihkan gigi. Metode veneer gigi dapat dikatakan lebih unggul jika dibandingkan dengan metode bleaching gigi. Pada metode veneer gigi ini kita dapat menentukan warna sesuai keinginan. Sedangkan pada bleaching sendiri sulit untuk memastikan hasil yang diinginkan.

Selain merapikan atau memutihkan gigi, manfaat dari veneer gigi ini dapat membentuk gigi kelinci. Memiliki gigi kelinci memang menjadi impian semua orang dan tidak jarang dianggap membuat senyum seseorang jadi lebih manis.

Baca juga : Efek Samping Veneer Gigi Ala Selebriti yang Harus Anda Tahu

2. Risiko Veneer Gigi

Selain memiliki beragam manfaat untuk gigi, melalukan veneer gigi ini juga memiliki risiko tersendiri. Seperti rentan mengalami iritasi gusi, gigi menjadi lebih sensitif, veneer gigi rusak dan gigi yang tidak diperbaiki.

Risiko veneer gigi yang pertama adalah rentan mengalami iritasi gusi. Iritasi pada gusi ini pada umumnya akan terjadi pada awal pemasangan veneer untuk menyesuaikan bentuk gigi baru. Selain itu kebersihan gigi yang tidak terjaga dengan baik bisa menjadi penyebabnya.

Risiko yang kedua yaitu gigi menjadi lebih sensitif. Hal ini disebabkan karena proses pengikisan lapisan enamel gigi yang dilakukan sebelum pemasangan veneer gigi. Sehingga akan mengurangi kekuatan gigi. Untuk itu Anda tidak disarankan mengonsumsi makanan yang dingin atau panas serta makanan yang terlalu keras setelah menggunakan veneer gigi.

Risiko veneer gigi yang ketiga adalah veneer yang sudah dipasang bisa menjadi rusak. Veneer gigi ini dapat bertahan selama 10 tahun dan Anda perlu melakukan pemasangan ulang jika memungkinkan.

Baca juga : Trik Menghilangkan Karang Gigi dengan Mudah Menggunakan Bahan Dapur

3. Biaya Veneer Gigi

Sudah kita ketahui bahwa veneer gigi memiliki dua jenis, yaitu direct veneer dan indirect veneer. Yang pertama adalah biaya melakukan veneer gigi untuk prosedur direct veneer. Pada prosedur ini dilakukan secara langsung tanpa melalui proses pencetakan gigi terlebih dahulu dan hasilnya lebih cepat.

Biaya untuk direct veneer ini tidak terlalu mahal, yaitu kurang lebih 1 juta sampai 2 juta rupiah. Sebaliknya untuk proses indirect veneer ini memiliki biaya yang cukup mahal yaitu antara 3 juta sampai 9 juta rupiah.

Demikian ulasan mengenai manfaat, risiko, dan biaya melakukan veneer gigi yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password