Jenis-jenis Minyak Rem yang Harus Anda Ketahui

Jenis-jenis Minyak Rem yang Harus Anda Ketahui - Ohayo.co.id

Ohayo.co.id – Jenis-jenis minyak rem yang digunakan untuk mobil Anda juga harus diperhatikan. Pilihlah minyak rem yang sesuai dengan mobil Anda. Biasanya tipe jenis rem sudah tertulis sehingga Anda hanya menyesuaikan. Sebenarnya yang mendasari semuanya adalah adanya angka standar DOT dari minyak rem tersebut. Kata DOT itu sendiri berasal dari Amerika yang merupakan kepanjangan dari Department of Transportation.

Jenis-jenis Minyak Rem yang Harus Anda Ketahui

Jenis-jenis Minyak Rem yang Harus Anda Ketahui - Ohayo.co.id 1

Ada empat macam tipe minyak rem yaitu DOT 3, DOT 4, DOT 5 dan DOT 5.1 . Untuk DOT 3 dan DOT 4 berbahan dasar glycol (glikol berwujud cair, memiliki cairan jernih, tidak berwarna, mobile, cairan kental seperti sirup, pada dasarnya tidak berbau, larut dalam air, digunakan sebagai carrier solvent) dan DOT 5 berbahan dasar silicone.

Perbedaan utama dari DOT 3 dan DOT 4 dapat menyerap air sedangkan DOT 5 tidak dapat menyerap air. Minyak rem dengan DOT 3 dan DOT 4 dapat menyerap air sehingga titik didihnya akan berkurang. Minyak ini dapat menyerap air dari udara, itulah mengapa sebenarnya anda disarankan untuk tidak membuka tutup tabung minyak rem dan untuk alasan yang sama sebaiknya anda juga harus selalu menjaga tutup tabung tertutup rapat dan mejaga seal-sealnya untuk selalu dalam kondisi yang baik.

Minyak rem DOT 5 tidak menyerap air. Ini berarti titik didih dari minyak ini lebih stabil, dan ini juga berarti jika ada air yang masuk ke dalam system rem anda maka akan terbentuk kantong –kantong air, ini dapat menyebabkan korosi pada rem anda.

Baca Juga

Jenis-jenis Minyak Rem yang Harus Anda Ketahui - Ohayo.co.id 2

Dua hal penting lainnya tentang minyak rem DOT 3 dan DOT 4 akan merusak cat, jadi jangan tumpahkan minyak ini pada mobil anda. Dan jangan pernah mencampur minyak rem dengan DOT yang berbeda. Minyak tersebut akan saling bereaksi buruk dan akan membuat karat system rem anda.

Semakin tinggi  kode standar DOT-nya maka semakin encer minyaknya dan semakin tinggi pula level ketahanan temperaturnya. Dalam pemilihan minyak rem yang cocok dengan mobil Anda, disarankan Anda selalu membaca referensi jenis minyak rem yang tercantum pada buku manual kendaraan. Tidak hanya memperhatikan pada pemeliharaan rem saja, namun juga perlu diperhatikan penggantian berkala minyak transmisi otomatis di setiap 100 ribu km. Secara standar apabila tidak ada flushing, diganti sejumlah oli yang keluar saja.

Berbicara soal oli, oli A/T yang dapat digunakan Toyota Fortuner adalah Toyota Genuine ATF WS, 8,5 liter untuk mesin bensin dan 9,5 liter untuk mesin diesel. Dalam servis berkala, Toyota Fortuner sama dengan produk Toyota lainnya, dijalankan 10 ribu km sekali. Dan yang terpenting, selalu lakukan servis di dealer resmi. Nilai plus lainnya saat melakukan perawatan di dealer resmi adalah salah satu klausul claim warranty, penting agar pengguna setia All New Fortuner selalu tahu kondisi mobilnya.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password