Kini Kecoa Dijadikan Bahan Roti

Ohayo.co.id – Ketika ditanya apa jenis serangga yang paling menjijikan, mungkin sebagian besar dari anda akan menjawab kecoa. Hal itu tentu tidak lepas dari habitat kecoa yang kotor seperti selokan, sampah, dan celah dapur. Ditambah lagi kecoa seringkali disebut sebagai sumber penyakit, karena lingkungan tinggalnya itu. Dengan keadaan tersebut, bisa bayangkan jika kecoa dijadikan bahan roti yang biasa anda konsumsi?

Di jaman serba modern ini apa saja bisa dilakukan, mulai dari pengembangan teknologi hingga alternatif pangan. Para ilmuwan terus mencoba inovasi pangan yang diharapkan bisa menjadi sumber nutrisi pengganti di masa depan. Diantaranya memanfaatkan protein yang ada dalam serangga menjadi bahan layak konsumsi.

Dua mahasiswi asal fakultas teknik di Federal University of Rio Grande, Brazil, berhasil menemukan bahan pangan tak lazim ini. Disaat sebagian orang membasminya, Andressa Lucas dan Lauren Menegon justru menemukan fakta, jika bisa saja kecoa dijadikan bahan roti berupa tepung. Bahkan tepung kecoa ini memiliki banyak kelebihan, salah satunya kandungan protein yang 40% lebih tinggi dibanding tepung terigu pada umumnya.

Tepung Roti Berbahan Dasar Kecoa

Kecoa memiliki kandungan protein paling tinggi dibandingkan dengan serangga lain, yakni hampir 70%. Selain itu, delapan dari sembilan asam amino esensial dan asam lemak berkualitas tinggi juga terkandung di dalamnya, seperti omega-3 dan omega-9 yang baik untuk tubuh.

Namun anda jangan salah paham, karena kandungan protein tinggi tersebut bukan ditemukan dalam tubuh kecoa yang berkeliaran di selokan. Tepung ini memanfaatkan kecoa jenis khusus bernama Nauphoeta cinerea. Yang membedakan, kecoa tersebut diambil dari peternak yang produksinya sesuai dengan persyaratan kebersihan lembaga pengawasan kesehatan brazil, AVISA. Selain itu, kecoa ini hanya memakan buah dan sayuran saja.\

Menurut keduanya, serangga bisa jadi sumber protein yang sangat baik, karena apa yang dimakan serangga bisa diubah sara efektif menjadi zat gizi yang dapat dicerna atau kita konsumsi. Utuk itulah, kecoa ini bisa memperbaiki asupan dan pola makan manusia, terutama para penderita gizi buruk.

Namun sayang, perspektif negatif dari sebagian orang terhadap serangga masih menjadi kendala mereka berdua. Sebagian orang yang menilai jika konsep pangan tersebut tidak lazim, meski memiliki banyak manfaat. Bahkan, banyak orang yang menolak ketika Andressa Lucas dan Lauren Menegon meminta mereka mencoba roti berbahan tepung kecoa ini. Padahal, secara rasa, roti yang dibuat menggunakan tepung kecoa tidak jauh berbeda dengan roti berbahan dasar tepung terigu.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password