Gempa Bali Berkekuatan 6,4 SR, Terasa Hingga Lombok dan Banyuwangi

Gempa Bali

Ohayo.co.id – Gempa bumi baru saja mengguncang Denpasar, Bali. Gempa Bali ini terjadi pagi tadi tepatnya pada pukul 07.10 WITA. Menurut info dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), gempa ini berkekuatan 6,4 SR.

Lokasi pusat gempa Bali ini berada di koordinat 8.88 lintang selatan dan 115.24 bujur timur dengan kedalaman 117 km. Meskipun letaknya di tengah laut sekitar 23km dari arah tenggara Denpasar, Bali, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Gempa terasa sebanyak dua kali dalam selang waktu sekitar 10 detik dengan intensitas yang meningkat.

Kepala BMKG, Bali M. Taufik, mengatakan bahwa gempa ini disebabkan karena ada pertemuan dua lempeng bumi. Pertemuan lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia membuat adanya zona subduksi di selatan Denpasar. Gempa Bali terjadi karena subduksi lempeng Indo-Australia terdorong ke bawah lempeng Eurasia.

Pertemuan lempeng ini membuat selatan Denpasar menjadi langganan gempa bumi, walaupun belum bisa dipastikan kapan saja gempa akan terjadi.

Baca juga : Lagi-Lagi USBN Diwarnai Bocornya Soal Ujian

Gempa Bali Terasa Hingga Lombok dan Banyuwangi

Tak hanya di Denpasar gempa juga terasa di hampir seluruh wilayah Provinsi Bali. Gempa Bali ini bahkan juga terasa hingga ke Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Banyuwangi, Jawa Timur.

Posko BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mengonfirmasi dampak gempa Bali dari yang digambarkan pada peta tingkat guncangan atau shake map. Guncangan yang dialami daerah selatan Bali, seperti Kuta, Mataram, dan Tabanan serta Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa, NTB memiliki skala intensitas II SIG-BMKG (III-IV MMI).

Sedangkan guncangan yang dirasakan di wilayah Banyuwangi, Sawahan, Karangkates, Taliwang, dan Bima memiliki skala intensitas I SIG-BMKG (II MMI).

Korban dan Kerusakan Akibat Gempa

Gempa Bali ini terjadi tepat saat warga akan memulai aktivitas mereka di pagi hari. Saat gempa terjadi, menurut laporan banyak warga yang lari berhamburan ke luar rumah untuk menghindari dampak yang tidak diinginkan.

Pihak BMKG Bali sendiri mengakui mendapat banyak laporan kerusakan yang disebabkan oleh gempa Bali ini. Kerusakan menyebar di sejumlah Kabupaten di Bali.

Ada laporan bahwa Candi Bentar di Bangli mengalami kerusakan kecil dan satu orang warga mengalami luka ringan. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 juta. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada Pelinggih Merajan di Puri Jehem yang diperkirakan memakan kerugian sebesar Rp 15 juta.

Berikut detail hasil analisis gempa Bali oleh BMKG.

Gempa Bali BMKG
Sumber : www.bmkg.go.id

Kepala Stasiun Geofisika Mataram NTB, Agus Riyanto, mengimbau warga yang merasakan gempa supaya tetap tenang. Warga diminta untuk selalu mengikuti informasi dari BMKG dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah).

Baca juga : Equinox Apakah Benar Berbahaya?

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password