Intip 14 Fitur Android Q (Android 10) yang Canggih dan Prediksi Namanya

Fitur Android Q (Android 10) yang Canggih dan Prediksi Namanya

Ohayo.co.id – Meskipun Android Pie belum lama dirilis, Google sudah bersiap-siap untuk merilis sistem operasi terbarunya yaitu Android Q atau Android 10. Perilisannya pun semakin dekat, karena Google telah merilis versi beta dari Android Q beberapa waktu lalu. Pengguna smartphone Google Pixel menjadi yang pertama diberi kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal pada Android Pie dan mencoba Android Q.

Kapan Android Q Akan Dirilis?

Google telah memberikan timeline tahap perilisan Android Q mulai dari versi beta hingga versi finalnya. Versi beta pertama telah diluncurkan pada 13 Maret lalu. Versi beta 2 telah dirilis pada 3 April lalu. Developer beta 3 akan hadir di awal Mei. Pembaruan tambahan akhir, beta 4, akan hadir di awal bulan Juni. Kandidat rilis (RC) beta 5 dan beta 6 akan hadir di bulan Juli. Dan waktu perilisan resmi Android Q akan dimulai pada bulan Agustus.

Timeline Perilisan Android Q

Image source : Google

Perilisan resmi di bulan Agustus bukan berarti setiap ponsel Android akan memiliki Android Q pada bulan tersebut. Peluncurannya ke ponsel Android lain akan terjadi sepanjang tahun 2019 dan bahkan hingga tahun 2020 karena berbagai produsen pastinya menambahkan fitur dan antarmuka mereka sendiri ke sistem operasi ini. Ada kemungkinan kamu harus menunggu berbulan-bulan setelah perilisan awal Android Q sebelum bisa melihat pembaruan OS pada perangkat milikmu.

Baca juga : 7 Aplikasi Android Paling Berguna untuk Hidup yang Lebih Baik

Apa Saja Fitur Android Q yang Paling Baru?

Dalam versi beta yang telah dirilis oleh Google, Android 10 dilengkapi dengan berbagai fitur menarik. Berikut beberapa fitur Android Q paling baru yang perlu jadi perhatian.

1. Kontrol privasi yang lebih baik

1 Fitur Android Q - Permission

Image source : XDA Developers

Menurut informasi dari situs XDA Developers, privasi pengguna menjadi fokus utama dari Android Q. Google menawarkan izin atau permission baru untuk aplikasi sehingga pengguna bisa lebih mengontrol jumlah informasi yang dibagikan melalui aplikasi. Misalnya, aplikasi sekarang memerlukan izin eksplisit untuk melacak lokasi pengguna di background. Dengan fitur seperti izin runtime, pengguna bisa mengizinkan akses lokasi saat aplikasi tengah berjalan dan membatasi jumlah informasi yang bisa dikumpulkan background app tertentu. Kamu juga bisa mengontrol akses aplikasi ke file foto, audio, dan video menggunakan izin runtime yang baru ini.

2. Fitur bawaan Android Q untuk merekam layar

2 Fitur Android Q - Screen Recording

Image source : Android Headlines

Fitur bawaan Android Q untuk merekam layar ini merupakan fitur yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh pengguna Android. Dengan fitur ini kamu bisa merekam layar dan juga suara. Di versi beta pengguna harus masuk ke Developer Options atau Opsi Pengembang untuk mengaktifkannya. Google kemungkinan akan menambahkan cara yang lebih mudah untuk mengaktifkan fitur ini di build mendatang.

3. Berbagi Wi-Fi lebih mudah dengan kode QR

3 Fitur Android Q - QR Code

Image source : Android Authority

Dengan Android Q, kamu nantinya bisa dengan mudah berbagi detail Wi-Fi untuk pengguna lain menggunakan kode QR. Saat kamu memilih salah satu jaringan Wi-Fi untuk melihat detail lebih lanjut, kamu akan melihat opsi untuk membagikan detail Wi-Fi menggunakan kode QR. Kamu harus mengautentikasi menggunakan PIN agar muncul kode QR pada layar ponsel.

Mungkin di antara kalian ada yang sudah familiar dengan fitur ini karena pabrikan-pabrikan Cina telah menawarkan fitur serupa sebelumnya. MIUI memiliki fitur berbagi Wi-Fi menggunakan kode QR sejak tahun 2014. Namun tentunya ini merupakan kabar baik karena Google akhirnya meluncurkan fitur ini sebagai fitur bawaan.

4. Aplikasi file pada Android Q yang lebih baik

4 Fitur Android Q - File App

Image source : Android Authority

Aplikasi file Google sebelumnya biasa-biasa saja, dan bahkan tidak memiliki shortcut di app drawer. Untungnya, aplikasi file Android Q berada selangkah di atas versi sebelumnya. Aplikasi baru ini tidak hanya memiliki shortcut, tetapi juga menawarkan UI yang lebih baik, search bar di bagian atas, dan akses cepat ke aplikasi lain.

5. Mode gelap (dark mode) untuk seluruh sistem

5 Fitur Android Q - Dark Mode

Image source : Android Headlines

Fitur ini merupakan bocoran fitur pertama Android Q yang diperoleh dari situs XDA Developers. Pengguna nantinya bisa mengaktifkan fitur ini di Display Settings. Pengembang juga akan mendapatkan opsi untuk memaksa aplikasi yang tidak memiliki mode gelap agar warnanya berubah sehingga lebih ramah untuk kondisi gelap.

6. Bubbles

6 Fitur Android Q - Bubbles

Image source : Digital Trends

Google telah mengadopsi fitur yang disebut “Bubbles” ke dalam sistem notifikasi. Bubbles pada dasarnya akan muncul di atas konten lain di layar dan memungkinkan pengguna melakukan hal-hal dengan cepat dan mudah seperti membalas pesan. Bubbles dapat diperbesar saat pengguna ingin menggunakannya, dan dihilangkan saat tidak ingin digunakan.

7. Fitur bawaan Android Q untuk mode desktop

7 Fitur Android Q - Mode Desktop

Image source : Android Central

Android Q akan beralih ke mode desktop saat pengguna menghubungkan ponsel ke monitor eksternal. Kamu bisa menggunakan multi-windows untuk membuka dan memindahkan aplikasi di mana saja di layar. Tampilannya berupa bar navigasi di bagian bawah dan bar status di bagian atas.

8. Menu berbagi yang lebih baik dengan Sharing Shortcuts

8 Fitur Android Q - Sharing Shortcut

Image source : Android Central

Banyak pengguna Android yang mengkritik fungsionalitas menu berbagi atau sharing karena kurang cepat dan kurang intuitif. Untungnya, Google telah merombak menu ini di Android Q. Sharing Shortcuts memungkinkan pengguna dengan cepat beralih ke aplikasi lain untuk membagikan konten, dengan menu berbagi akan dimuat secara langsung.

9. Mode baru untuk ponsel lipat (foldable phone)

9 Fitur Android Q - Foldable Phone

Image source : Digital Trends

Dengan perilisan Samsung Galaxy Fold dan Huawei Mate X yang merupakan ponsel lipat atau foldable phone, Google memastikan Android siap untuk “layar lipat”. Android Q akan memiliki fitur bawaan untuk multi-screen. Aplikasi akan dapat beralih mode dengan mulus, dan pengguna bisa menggunakan dua aplikasi berdampingan saat dalam mode tablet.

10. Halaman info aplikasi sekarang lebih lengkap

10 Info Aplikasi

Image source : Android Police

Halaman info aplikasi telah dirancang ulang di Android Q. Pengguna bisa melihat jumlah notifikasi yang didapat aplikasi tertentu. Halaman ini juga menunjukkan informasi berupa data yang dikonsumsi oleh aplikasi baik data seluler maupun Wi-Fi. Lalu ada ikon baru untuk membuka aplikasi selain ikon untuk force stop dan uninstall.

11. Aplikasi pihak ketiga akan menawarkan efek bokeh yang lebih baik

11 Dynamic Depth

Image source : VentureBeat

Android Q akan menawarkan akses aplikasi foto untuk menambah efek kedalaman. OS ini akan memungkinkan aplikasi untuk meminta gambar dengan “Dynamic Depth” yang terdiri dari gambar JPEG dan berbagai elemen terkait kedalaman dalam satu file yang sama. Hal ini akan memungkinkan pengembang aplikasi pihak ketiga untuk menawarkan berbagai gaya dan opsi blur dan bokeh.

12. Akses lebih cepat ke pengaturan

12 Akses Pengaturan

Image source : Droid Life

Google membuat akses ke pengaturan sedikit lebih mudah ketika pengguna sedang menggunakan aplikasi. Jendela pop up dapat dipanggil oleh aplikasi dalam situasi tertentu. Google memberikan contoh ketika pengguna membuka browser saat dalam mode pesawat atau airplane mode. Browser akan memberi tahu pengguna untuk mengaktifkan Wi-Fi, lalu secara otomatis memanggil panel pengaturan.

13. Pilihan warna aksen dan tema baru

13 Aksen & Tema

Image source : 91Mobiles

Pengguna akan mendapatkan opsi untuk mengubah warna aksen pada Android Q. Saat ini warna aksen terbatas pada tiga pilihan, yaitu hitam, hijau, dan ungu, dengan opsi sistem default adalah biru. Pengguna juga bisa mengubah ikon dari bentuk default yaitu lingkaran menjadi teardrop, squircle, atau rounded rectangle, dan font menjadi Noto Serif.

14. Dukungan HDR10 +

14 HDR10+

Image source : Hexus

Google sedang membangun dukungan untuk HDR10 + langsung ke sistem operasi Android, yang berarti bahwa pengguna akan mendapat tangkapan video yang lebih berkualitas tidak peduli aplikasi apa yang digunakan. Selain itu, Android mendapatkan dukungan untuk codec video AV1, yang akan memungkinkan penyedia media untuk melakukan streaming video yang lebih berkualitas dengan bandwidth lebih kecil ke ponsel Android.

Itulah beberapa fitur baru dari Android Q. Tetapi fitur-fitur baru andalan lainnya kemungkinan akan muncul dalam perilisan versi beta selanjutnya pada event Google IO 2019 di bulan Mei mendatang. Namun ada beberapa rumor yang beredar mengenai fitur-fitur dari Android 10 ini.

Salah satu rumor adalah adanya fitur yang selama ini dibanggakan oleh pengguna iOS, yaitu Face ID. Versi OS Android berikutnya mungkin akan mendukung ponsel yang dilengkapi hardware untuk pemindaian wajah sebagai opsi otentikasi.

Selain itu, Android Q kabarnya juga akan mendukung fitur deep press atau yang juga dikenal sebagai Force Touch atau 3D Touch seperti di iOS. Dengan fitur ini pengguna akan merasakan nyaman dalam mengoperasikan ponsel karena layar lebih peka terhadap sentuhan.

Baca juga : Cara Restore File yang Terhapus di Android Paling Mudah

Apa Nama Makanan Berawalan Huruf Q untuk Android Q?

Nama Makanan Android Q

Mungkin kamu bertanya-tanya, apa sebutan untuk Android Q ini nantinya? OS Android biasanya dinamai sesuai abjad berdasarkan makanan pencuci mulut atau makanan manis. Contohnya saja Android Marshmallow, Android Nougat, Android Oreo, dan Android Pie untuk OS versi sebelumnya. Namun sepertinya tidak ada dessert berawalan huruf Q yang familiar. Beberapa kemungkinannya adalah sebagai berikut.

  • Queen of Puddings : makanan penutup tradisional asal Britania Raya yang menggabungkan lapisan remah roti puding, selai buah, dan meringue di atasnya.
  • Quiche : makanan dari Prancis berupa kulit pastry yang diisi dengan telur, susu atau krim, dan keju, daging, seafood atau sayuran.
  • Quesito : makanan asal Puerto Rico berupa pastry yang diisi keju krim.
  • Queso : hidangan pembuka atau hidangan tambahan berupa keju yang dilelehkan dan cabai yang biasa disajikan sebagai saus untuk keripik tortilla.
  • Quindim : makanan penutup asal Brasil, dibuat terutama dari gula, kuning telur, dan kelapa bubuk yang dipanggang.
  • Queijada : makanan asal Portugal yang pada dasarnya adalah cheesecake dengan topping karamel.
  • Qottab : kue pastry tradisional dari Iran yang diisi almond atau walnut.
  • Quesadilla : makanan asal Meksiko yang terdiri dari tortilla berisi keju, dan terkadang daging, kacang-kacangan, sayuran, dan rempah-rempah.

Nama Makanan Android Q - Quaker Oats

Namun nama makanan-makanan di atas kurang familiar secara global dan hanya dikenal di negara-negara tertentu saja. Dan tidak semua merupakan makanan pencuci mulut. Quaker Oats bisa jadi merupakan nama makanan yang lebih terkenal daripada daftar di atas, mengingat Google sebelumnya telah menggunakan nama merek produk yaitu KitKat untuk Android 4.4 dan Oreo untuk Android 8.0. Walaupun sebenarnya bukan tergolong makanan penutup, banyak yang menilai Quaker Oats masih bisa dikategorikan sebagai makanan pencuci mulut mengingat dominasi rasa manis yang dimilikinya. Nama yang panjang juga bukan masalah, karena Google pernah menggunakan mana Ice Cream Sandwich untuk Android 4.0.

Tapi tetap saja, Google tidak memiliki banyak pilihan untuk menamai Android Q jika mereka tetap menamainya bersadarkan makanan manis. Mungkinkah Google akan menggunakan nama Quaker Oats? Atau apakah Google akan memilih jenis makanan baru untuk menamai Android versi selanjutnya? Kita lihat saja nanti.

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password