Waspada Penyebaran Virus Corona, Cermati 3 Fakta Menariknya

Di penghujung bulan Januari 2020, publik dihebohkan dengan tersebarnya virus baru yakni corona yang muncul dari kota Wuhan, China. Virus mematikan ini setidaknya telah menelan banyak korban. Rata-rata korban harus dirawat secara intensif dan memerlukan proses inkubasi untuk dapat lepas dari cengkeraman virus corona. Tercatat, jumlah korban tewas semakin meningkat seiring menyebarnya virus ini ke daerah lain. Di beberapa bandara domestik maupun internasional, pengamanan ketat bahkan telah dilakukan demi menghalau masuknya penyebaran virus mematikan satu ini.

Sebagai negara tetangga dari China, Indonesia pun tampaknya perlu waspada terhadap penyebaran virus corona. Agar tidak terjangkit, yuk selami 3 fakta penting virus corona ini lebih dalam.

Meski baru saja menyebar melalui udara dan sentuhan, nyatanya virus ini sudah ada sejak beberapa dekade silam

Mengutip dari artikel ilmiah Viral membrane proteins: structure, function, and drug design yang diterbitkan pada 2005 silam, Koronavirus atau virus Corona merupakan virus dari familia Coronaviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia, termasuk manusia. Koronavirus digolongkan menjadi tiga golongan utama, yakni golongan pertama dan kedua yang menginfeksi mamalia, mulai dari kelelawar hingga manusia, dan golongan tiga yang menginfeksi burung atau avian. Virus ini disinyalir dapat menimbulkan berbagai penyakit serius, seperti bronkitis, ensefalitis, gastroenteritis, dan hepatitis. Adapun gejala yang dialami sangat bervariasi. Beberapa korban yang terjangkit virus ini bahkan tidak menampakkan gejala apapun sampai akhirnya terbukti positif terjangkit virus mematikan ini. Namun ada pula korban yang menampakkan gejala sejak terjangkit virus Corona. 

Kebiasaan makan penduduk Wuhan yang kerap mengonsumsi sup kelelawar buah disinyalir sebagai jalan utama masuknya parasit dari kelelawar ke tubuh inangnya. Banyak spekulasi muncul ke permukaan, seiring bertambahnya jumlah korban. Namun belum ada keterangan pasti, mengingat pemerintah China sekarang tengah berkonsentrasi penuh pada pemulihan kondisi rakyat yang terjangkit.

Meski baru tersebar sejak pertengahan bulan belakangan, virus ini nyatanya sudah menjangkau sekitar 12 negara, baik yang berada di sekitar China maupun negara asal para imigran yang hidup cukup lama di Wuhan atau tertular dari kerabatnya yang telah lebih dahulu terjangkit. Keduabelas negara tersebut adalah Kanada, Amerika Serikat, Thailand, Malaysia, Vietnam, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Nepal, Australia, dan Perancis. Akibatnya, kedatangan para turis China ke negara lain semakin diperketat, mengingat penyebaran virus ini terhitung cepat dan telah memakan banyak korban.

 

Meski telah ditemukan sejak dahulu, belum ada vaksin yang bisa menyembuhkan wabah ini

Tentu tidak mudah untuk memberantas virus mematikan ini dalam hitungan detik. Pemerintah dan elit politik serta pertahanan negara telah menyusun berbagai langkah strategis untuk menyelamatkan nyawa penduduknya dari ancaman wabah. Di sela kebingungan itu, muncul berbagai spekulasi mengenai kebocoran yang terjadi di laboratorium yang ada di Beijing, terkait penelitian mengenai virus corona. Namun lagi-lagi belum ada keterangan resmi dari pemerintah China dalam menjawab kerisauan masyarakat internasional mengenai bocornya virus ini dari laboratorium peneliti.

Memang, risiko yang ditimbulkan dari dipaparkannya keterangan resmi tersebut dapat memengaruhi hubungan antar negara. Belum lagi banyak yang masih meyakini bahwa ini adalah salah satu strategi China dalam menguasai dunia dan menciptakan perang kimia dan biologis sebagai bentuk kompetisi dengan negara adidaya lainnya. Bahkan sejumlah rumor seputar konspirasi menyeruak di antara upaya pemerintah setempat melindungi warganya dari masuknya virus Corona ke negara masing-masing.

Bagi korban yang terjangkit, tentu ini bukan perkara mudah. Karena berbagai aktivitas keseharian pun menjadi super lumpuh, dan mereka harus tetap tinggal di ruang inkubasi hingga dokter menyatakan bahwa pasien telah sembuh total. Namun perlu diingat, bahwa belum ditemukannya vaksin bagi penyakit ini ternyata berimplikasi penuh pada jumlah korban yang semakin meningkat, sedangkan fasilitas penunjang sangat terbatas, begitu pula dengan tenaga medisnya.

 

Semua orang bisa terjangkit, maka waspadalah dan kroscek kembali berita yang diterima lewat media sosial

Pemakaian masker sangat dianjurkan di beberapa negara yang telah terjangkit virus ini. Meski Indonesia belum disebut, namun banyak influencer dan pemerintah daerah setempat yang meminta warga untuk memakai masker. Semua orang berpotensi untuk menjadi korban. Sehingga, perlu pengamatan lebih dalam mengenai virus ini, dan tetap bersikap tenang dalam menghadapi wabah mematikan ini sembari menunggu hasil riset dirilis. Penyebaran berita yang belum sepenuhnya benar hanya akan menciptakan ketakutan dan hal itu bisa jadi memengaruhi produktivitas dalam bekerja.

 

Nah, dari berbagai pemaparan di atas, pastinya para pembaca telah memperoleh banyak pandangan baru mengenai wabah mematikan dari virus corona ini, bukan? Dari ketiga fakta di atas, manakah yang paling membuatmu penasaran? Yuk ceritakan di kolom komentar!

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password