Eksotisme Metamorfosis Warna di Telaga Biru Cianjur

Telaga biru adalah satu destinasi wisata alam yang harus dikunjungi saat menginjakkan kaki di Cianjur, Jawa Barat. Letaknya yang jauh dari kebisingan kota membuat tempat ini menjadi lokasi menyepi yang paling ideal. Telaga ini terletak persis di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang menghubungkan dua gunung kembar, yakni Gunung Gede dan Gunung Pangrango. Pesona telaga ini patut diacungi jempol, terlebih karena atraksi perubahan warnanya yang menyihir perhatian para wisatawan.

Telaga seluas lima ratus meter persegi ini didominasi warna biru pada permukaan air danaunya yang tenang. Alga-alga yang hidup di dalamnya membuat telaga ini berubah warna sewaktu-waktu, menjadi hijau maupun coklat. Fenomena alam yang unik itu semakin diperindah dengan semak belukar dan pepohonan rindang yang bercokol di sekitarnya. Bayang-bayang pepohonan yang jatuh di atas permukaan air telaga membuat suasana semakin magis dan eksotis. Terutama saat udara pagi bertemu dengan kelebat kabut tipis dan birunya air telaga.

Telaga biru sebenarnya bukan tempat tujuan utama bagi para wisatawan yang kebetulan ingin menjelajah belantara Gunung Gede Pangrango. Para pengunjung biasanya singgah di tempat wisata ini saat ingin berjalan menuju Air Terjun Cibereum. Hijaunya alam di sekitar telaga dan birunya air telaga membuat wisatawan merasa bahwa Telaga Biru merupakan tempat yang ideal untuk melepas lelah. Terlebih, terdapat sebuah gazebo berukuran dua belas meter persegi yang disediakan pengelola.

https://www.instagram.com/p/B7x6rnnFcPT/?utm_source=ig_web_copy_link

Telaga Biru terletak di Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Wisatawan dapat berjalan sejauh satu setengah kilometer untuk menuju ke lokasi telaga dari gerbang Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Waktu yang bisa ditempuh sekitar setengah jam perjalanan. Pengunjung akan disuguhi dengan jalan selebar dua sampai tiga meter, dengan bebatuan alam yang tersusun rapi di sepanjang jalan. Lokasi wisata ini dapat ditempuh satu jam dari Stasiun Cianjur atau sejauh dua puluh lima kilometer dari pusat kota Cianjur, Jawa Barat.

Pengunjung yang berangkat dari Stasiun Cianjur dapat melalui Jalan Ir.H.Djuanda hingga melewati perempatan Pos Polisi 8 Cepu. Setelah itu, lurus menuju Jalan Labuan – Cianjur. Wisatawan dapat mengarahkan kemudi lurus menuju Jalur Puncak dan mengikuti jalur ini hingga ke Jalan Raya Cipanas. Setelah melewati tikungan, wisatawan dapat berjalan lurus hingga bertemu percabangan jalan. Wisatawan dapat mengambil jalur sebelah kiri dan mengikuti jalan beraspal. Selanjutnya, pengunjung akan disuguhi jalur yang penuh dengan tikungan hingga melalui beberapa tempat penting, seperti Istana Kepresidenan Cipanas. Setelah sampai di pertigaan Cimacan atau Jalan raya Ciawi-Cianjur, pengunjung dapat mengarahkan kemudi ke jalur sebelah kiri atau memasuki kawasan Jalan Kebun Raya Cibodas. Sesampainya di kawasan ini, pengunjung bisa memanfaatkan beberapa papan penunjuk arah menuju Gerbang Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Sesampainya di gerbang Taman Nasional, pengunjung bisa memanfaatkan peta kawasan untuk menuju lokasi.

View this post on Instagram

matamu serupa mata angin, sedangkan aku petualang tanpa kompas yang @alda_syuib sesatkan 🌄 • #aceh #acehtravel #travel #airterjun #kolam #kolammimpi #pesona #pesonaaceh #alam #alamaceh #pecintaalam #adventure #jalanlurus #jalankaki #airterjun7bidadari #telaga #telagabiru

A post shared by クリケットのボス (@misbahul_fajri24) on

Bagi pengunjung yang menyukai aktivitas kegiatan luar ruangan (outdoor), mengunjungi destinasi wisata ini tentu menimbulkan kesan tersendiri. Terlebih karena sulitnya proses menaklukkan medan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan udara dingin yang akan membalut kulit. Para wisatawan dapat berkunjung ke kawasan ini pada bulan-bulan tertentu yang tidak berpotensi hujan lebat, seperti bulan Maret atau setelahnya. Selain karena medan yang berbahaya saat musim hujan, mengunjungi lokasi wisata Telaga Biru saat bulan tertentu dinilai kurang tepat, karena bersamaan dengan waktu konservasi di Taman Nasional ini, sehingga semua akses menuju Taman Nasional akan dibatasi. Namun, bagi pengunjung yang beruntung mengunjungi lokasi wisata ini tentu tak akan melewatkan sedikitpun eksotisme Telaga Biru, terlebih fenomena pergantian warna air telaga yang mempesona. Bagaimana? Tertarik berkunjung ke Telaga Biru Cianjur di akhir pekan nanti?

 

Penulis : Fitria Yusrifa

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password