8 Cara Mempromosikan Produk ala Brand Raksasa Nike

Cara mempromosikan produk ala Nike

Ohayo.co.id – Beberapa orang berpikir hal promosi hanya sebuah aktivitas biasa yang tak perlu banyak dipelajari, padahal dibalik kesuksesan berbagai brand ternama di dunia memiliki strategi marketing yang sangat terstruktur dengan baik. Jadi tak ada salahnya apabila mempelajari cara mempromosikan produk dari brand ternama seperti brand raksasa sekelas Nike.

Dikutip dari situs statista.com (03/19) penjualan sepatu Nike akhir-akhir ini semakin meningkat. Grafik menunjukkan bahwa penjualan tahunannya mencapai 22,3 miliar dollar. Dengan kata lain, Nike masih menempati urutan pertama sebagai sepatu paling laris di dunia.

cara mempromosikan produk ala Nike
Infografis: statista.com

Ada hal yang menarik dari caranya membangun image, pasalnya salah satu jenis sepatu Nike yang paling digemari sampai sekarang adalah desain lawas tahun 1970 dan 1980-an. Anda bisa bayangkan, betapa setianya para pembeli pada brand sepatu ini. Tentu saja, ekosistem penjualan seperti ini tidak terjadi begitu saja seperti Thanos menjetikkan jarinya dengan ‘batu akik’ di tangannya. Melainkan telah dirancang jauh-jauh hari dengan teknik dan cara mempromosikan produk yang sangat matang.

Ya, salah satunya adalah kekuatan brand yang mengikutsertakan artis dan atlet terkenal. Akan tetapi terlalu naif apabila penjualan secara menyeluruh tersebut hanya disandarkan pada satu sisi seperti model iklan tersebut. Berikut ini cara mempromosikan produk yang dilakukan oleh Nike sebagaimana dilansir referralcandy.com (03/17).

1. Membangun Cerita

Apabila seseorang hanya memilih satu produk dengan kualitas, mungkin ia bisa membandingkannya dengan deretan sepatu sekelasnya. Namun, image yang dibangun tidak semata-mata berdasarkan satu elemen tersebut tetapi ada makna filosofi yang di setiap iklan yang ditayangkan.

Cerita yang disematkan Nike sendiri adalah situasi seseorang yang pada akhirnya mampu mencapai tujuannya meski beberapa kali ia berpikir tidak bisa. “Just do it” maka semuanya akan tercapai dan berakhir dengan baik.

Narasi yang dibangun sebagaimana seorang pahlawan yang mampu menaklukkan kesulitan dan ketakutannya di dalam pikiran dan akhirnya bisa menang dari musuh-musuhnya. Nike ingin menginspirasi penggunanya bahwa semua bisa dilakukan dengan berani melakukannya terlebih dulu.

2. Iklan Dibuat Unik dan Menyenangkan

Dapat mengambil contoh iklan Nike periode 2014 berkaitan dengan Piala Dunia. Saat itu Nike berkolaborasi dengan Google untuk menciptakan satu permainan yang dinamakan ‘Nike Phenomenal Shot’.

Iklan akan muncul secara real-time ketika atlet Nike berhasil mencetak gol. Para penggunanya juga dapat bermain dengan pengalaman visual 3D. Saat berhasil, maka penggunanya dapat membagikan hasilnya di media sosial. Sehingga tanpa diminta mempromosikannya, setiap pengguna akan membagikannya secara sukarela. Karena tidak hanya ada iklan pada permainan tersebut tetapi juga melibatkan emosi para penggunanya.

3. Memanfaatkan Youtube

Di era digital seperti sekarang ini, setiap orang cenderung menginginkan sesuatu yang cepat tanpa harus membacanya berlama-lama. Sangat tepat rasanya apabila menggunakan video sebagai salah satu media utama promosi, terutama Youtube.

Pada tahun 2016 misalnya, Nike membuat serial Yotube ‘Margot vs Lily’, menceritakan dua saudara wanita dengan beragam plot menarik di dalamnya. Hingga saat ini lebih dari 80 juta pengguna telah menyaksikan video tersebut. Pada akhirnya berimbas pada pengunduhan Nike+Run and Trainiing Club semakin banyak, otomatis penjualan pun semakin meningkat karena membludaknya member yang ada di dalamnya.

4. Teknologi yang Berharga

Namanya jualan produk, kualitas harus selalu diutamakan untuk menciptakan pengguna yang loyal dan bangga saat menggunakannya. Misalnya, Nike memilik teknologi mutakhir pada sepatunya yang dinamakan self-lacing shoes, yaitu teknologi sepatu yang memiliki fleksibilitas bahan yang menyesuaikan dengan bentuk kaki penggunanya.

8 Cara Mempromosikan Produk ala Brand Raksasa Nike
Foto: nike.com

Kemudian pada tahun 2012 Nike merilis sepatu tipe flyknit, yaitu produk sepatu yang didesain seringan mungkin dengan tingkat kekuatan yang sama. Bahkan para penggunanya merasakan sensasi sepatu serasa memakai kaus kaki saja. Bagaimana tidak, sepatu Nike flyknit ini hanya memiliki berat 160 gram.

5. Iklan yang Menyenangkan

Menyenangkan di sini memiliki arti sering dibicarakan dan diimpikan banyak orang. Seperti halnya iklan yang dibangun oleh brand Nike sendiri. Salah satu iklan paling fenomenal adalah video bertajuk ‘Winner Stays’ yang menggambarkan anak-anak biasa di lapangan yang tengah bermain bola. Kemudian berubah menjadi para pemain bola kelas dunia seperti Ronaldo, Neymar Jr. dan bintang sepak bola lainnya.

Tema yang diangkat sangat sering dibicarakan para pemain bola junior yang bermimpi untuk menjadi bintang sepak bola dunia. Nike ingin mengatakan pada mereka bahwa hal itu bukanlah perkara yang mustahil.

6. Sadar Sosial

Setiap perusahaan terlebih sekelas Nike pastinya memiliki satu kegiatan amal tersendiri yang dilakukan secara berkala. Seperti Nike’s Community Outreach Programme, Nike membuka toko komunitas yang hasilnya akan didonasikan bagi orang-orang yang membutuhkan. Selain itu, Nike juga aktif dalam melakukan berbagai kegiatan sukarela seperti penyuluhan kebugaran fisik pada masyarakat Amerika.

Salah satu toko komunitas Nike Detroit berhasil mengumpulkan 40.000 dollar untuk delapan kelompok nirlaba lokal. Totalnya setiap tahun adalah 240.000 dollar yang didonasikan melalui komunitas Nike yang bermitra dengan CAF America dan The Oregon Community Foundation.

Dengan melakukan berbagai kegiatan sosial, dengan sendirinya bernilai ‘soft selling’ di masyarakat bahwa perusahaan dan produknya layak untuk tetap ada.

7. Inovasi yang Selalu Bergerak

Ada pelajaran yang sangat berharga bagi Nike dari sekelumit pengalamannya saat memasarkan produknya. Pada tahun 1980-an, Nike sempat kalah oleh rivalnya Reebok pada pangsa pasar aerobik. Setelah kejadian tersebut, Nike selalu berusaha untuk berinovasi lebih cepat dari pesaingnya. Misalnya, pada tahun 2006 Nike berhasil mengusung teknologi ‘Nike+Ipod’ yang berfungsi sebagai pelacak aktivitas yang mampu mencatat jarak dan kecepatan saat penggunanya melakukan latihan menggunakan sepatu brand ini.

Sesuai prediksi, penjualan pun semakin meningkat bahkan pada enam bulan pertama sebesar 8,1 persen. Hingga sekarang, Nike terus melakukan terobosan di aplikasi ponsel, jam tangan dan aplikasi untuk keperluan latihan.

Baca juga: 9 Tips Menjadi Orang Sukses dari Tony Robbins Motivator Termahal di Dunia

8. Berinteraksi di Media Sosial

Cara mempromosikan produk ala Nike
Gambar: referralcandy.com

Sebagai pengguna media sosial biasa, kebanyakan orang pasti banyak yang berpikir, “Admin brand terkenal kelas dunia mana sempat membalas pesan orang biasa.” Namun asumsi tersebut dipatahkan oleh brand sepatu dunia nomor satu ini.

Meski tak semuanya, akun Twitter Nike cukup interaktif dan mencoba membalas banyak pesan para pengguna yang beratanya di akun Twitter-nya. Dengan melakukan hal demikian, Nike mampu menciptakan ikatan emosional baik terhadap pengguna setia maupun pada calon pembelinya.

Baca juga: Membuka Usaha di Daerah Sepi? Siapa Takut

Demikian bahasan seputar cara mempromosikan produk ala brand raksasa Nike. Pastinya, masih banyak hal yang terjadi di belakang layar sebelum satu produk benar-benar populer di kancah dunia. Dapat diambil pelajaran bahwa setiap upaya promosi yang dilakukan perlu rentang waktu yang cukup panjang untuk benar-benar berhasil dan meningkatkan penjualan secara drastis. Jadi, perlu kesabaran dan konsistensi yang kuat untuk mencapai semuanya.

Featured image: Shutterstock

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password