Cara Membersihkan Tas Kulit dan Merawatnya yang Benar

Cara membersihkan tas kulit dan merawatnya yang benar

Ohayo.co.id – Bahan kulit masih menjadi pilihan yang elegan untuk bahan dasar pembuatan tas, setelah memilikinya bukan berarti tak harus merawatnya. Perlu cara membersihkan tas kulit secara rutin dengan cara yang benar.

Agar tidak salah cara dalam merawat dan membersihkan tas kulit, maka perlu diketahui terlebih dahulu agar tepat dalam melakukan perawatannya. Terlebih alasan lain adalah pemilahan kualitas saat membeli barang jenis tas agar tidak tertipu dengan iming-iming kulit asli padahal kulit sintetis.

Secara umum dikenal bahwa kulit asli daya tahannya lebih baik dengan kulit sintetis dengan syarat perawatan dan dibersihkan secara rutin. Tas kulit digadang-gadang dapat bertahun puluhan tahun, titik kerusakan biasnya pada tekstur kulit yang mulai memudar warnanya. Ini hal yang biasa saja, cukup dipoles dengan cat khusus maka kembali kinclong seperti pertama kali membelinya.

Cara Membedakan Tas Kulit Asli dengan Kulit Sintetis

Tekstur Kulit

Bagi seorang yang sering pulang-pergi ke supermarket untuk membeli tas, hal ini tentu tidak begitu sulit. Cukup sentuh permukaan kulit, maka insting sista sosialita langsung memahami apakah jenis tas tersebut terbuat dari kulit asli atau kulit sintetis.

Tekstur kulit asli biasanya terasa begitu pejal, ketika ditekan dengan kuku tekstur luarnya tidak melepuh seperti pada kulit sintetis. Bekas tekanan kuku pada permukaan kulit sintetis memiliki ciri khas dibandingkan bekas tekanan pada permukaan kulit sintetis.

Ujung Bahan

Beberapa potongan kulit asli biasanya dilakukan secara manual, sehingga tekstur bekas pisau pemotong terlihat memang tidak begitu sempurna dan memiliki tekstur bekas potongan yang khas. Berbeda dengan tekstur kulit sintetis yang dipotong dengan mesin, bekas potongan ujung bahan terlihat sempurna karena mudahnya untuk dipotong.

Aroma Bahan

Setiap jenis bahan tentu saja memiliki aroma yang berbeda, begitu juga tas berbahan kulit asli memiliki aroma yang khas. Khususnya ketika dibakar akan muncul aroma tertentu, tapi gak usah dibakar juga kali saat memeriksanya. Jika dirasa bingung, cobalah sesekali menyambangi para pengrajin kulit kemudian cium aromanya agar mudah membedakan mana aroma kulit asli mana aroma kulit sintetis.

Menyerap Air

Cara lainnya untuk membedakan tas kulit asli dan kulit sintetis dengan cara memercikkan air di atas permukaannya. Seperti kulit manusia pada umumnya, tas yang berbahan kulit asli mampu menyerap air. Apabila bagian luar bahan kulit asli telah mengalami proses pengecatan, maka cobalah untuk memercikkan air dari permukaan dalam tas.

Cek Label

Biasanya terdapat keterangan jenis bahan pada label tas, misalnya genuine leather berarti kulit asli sedangkan faux leather berarti bukan terbuat dari kulit asli. Masih banyak istilah lainnya untuk menunjukkan nama kulit sintetis. Anda boleh browsing terlebih dahulu apabila menemukan istilah asing pada keterangan jenis bahan tas tersebut. Selain label, harga juga biasanya berbeda jauh dengan tas kulit sintetis. Biasanya tas kulit dibanderol dengan harga yang lebih mahal dari tas berbahan kulit sintetis.

Cara Membersihkan Tas Kulit dan Cara Merawatnya

Cara merawat tas kulit tidak hanya ditujukan untuk merawat tas agar awet, tetapi juga sebagai salah satu upaya untuk merawat pemiliknya juga. Mengapa? Karena pada tekstur tas kulit bisa menjadi sarang bakteri, begitu kata seorang dokter Anjali Mahto dilansir dari tabloidbintang.com (9/16). Dikarenakan cara membersihkan tas kulit ini tidak bisa dipisahkan dengan cara merawatnya, berikut ini cara selengkapnya yang harus dilakukan secara menyeluruh.

Mengusapkan Kain Katun

Seperti halnya kulit makhluk hidup, tas yang berbahan kulit asli rentan menyerap minyak, maka cara membersihkannya dengan mengusapnya dengan kain katun lembap berwarna putih. Jangan terlalu banyak air karena proses pengeringan cukup lama.

Krim Pembersih Khusus

Telah banyak bahan pembersih khusus dijual di toko-toko terdekat, semacam krim seperti halnya membersihkan kulit wajah agar pori-pori tidak tersumbat debu. Sedangkan bahan seperti sabun diaplikasikan hanya maksimal dua kali dalam kurun waktu satu tahun.

Sikat Khusus

Tidak sembarangan menggunakan sikat, tetapi perlu memilih sikat yang lembut hampir menyerupai koas hanya saja sedikit lebih kaku. Di beberapa toko sepertinya telah dijual sikat khusus pembersih tas atau bisa juga membelinya secara online.

Menjaga Kelembapan

Tas berbahan kulit asli juga memerlukan perawatan seperti mengoleskan lotion untuk menjaga kekenyalan bahan kulit tersebut.

Segera Membersihkan

Jangan menunda untuk membersihkan noda yang terlihat ada di permukaan tas berbahan kulit, apalagi cipratan cairan dari makanan yang sedikit bandel. Salah satu membersihkan noda semacam ini adalah menggunakan bubuk kapur. Caranya, haluskan kapur putih kemudian letakan di atas noda, diamkan semalaman, dan usap besoknya menggunakan kain bersih.

Mengisi Tas

Beberapa orang mungkin membiarkan tas begitu saja ketika tidak menggunakannya. Padahal memerlukan cara yang benar meletakkannya. Salah satunya adalah mengisi tas dengan kertas atau tisu bersih untuk menjaga kain agar tidak berkerut dan menghindari gesekan antara permukaannya.

Hindari Plastik

Apabila Anda mengoleksi beragam jenis tas baik tas berbahan kulit asli ataupun tas kulit sintetis. Wajib menyimpannya secara terpisah, dengan kata lain tidak menempel secara langsung. Karena sifat kulit sintetis yang bisa luntur kapan saja ketika terkena hawa panas, sehingga saat menempel pada tas kulit asli akan merekat. Tentu saja membuat tekstur bahan tas menjadi rusak dan warnanya menjadi pudar.

Menjaganya Terhindar dari Jamur

Sebaiknya menyimpan tas di ruangan yang tidak ber-AC, dan membersihkan tempat penyimpanannya secara rutin agar tetap kering. Usahakan bagian strap atau tali tas tidak menyentuh langsung dengan bagian tas lainnya agar jamur tidak mudah tumbuh. Apabila terlanjur jamur telah tumbuh di permukaan tas, maka bersihkan dengan cara-cara di atas.

Baca juga: Pilihan Model Tas Praktis yang Paling Pas Dipakai Saat Traveling

Jangan Dijemur

Cara mengeringkan tas kulit dengan cara mendiamkannya di ruangan terbuka lebih baik daripada menjemurnya di bawah sinar matahari, karena pencuciannya pun tidak dibasuh dengan air tetapi hanya diusap dengan kain. Sehingga tak memerlukan radiasi panas, hanya membutuhkan udara untuk membuatnya kering. Menjemurnya di bawah terik sinar matahari hanya akan membuat tekstur kulit seperti gosong dan memuai dari ukuran aslinya.

Demikianlah seputar cara membersihkan tas kulit beserta perawatannya, memang sedikit rumit seperti halnya merawat kulit makhluk hidup. Oleh sebab itu tas-tas mahal yang dianggap sebagai barang konsumerisme, saat ini masih bisa dijadikan barang investasi karena perawatan tas yang baik justru akan membuat tas tersebut mahal di kemudian hari ketika barang sudah langka di pasaran.

Baca juga: Inspirasi Model Tas Jadul yang Saat Ini Lagi Trend

Tas kulit asli memang memiliki harga yang cukup tinggi, satu hal yang wajar dengan usia yang lebih tahan lama dibandingkan dengan tas kulit sintetis. Pada dasarnya harga ini sama saja, karena membeli satu tas kulit asli sama dengan membeli beberapa tas kulit sintetis dalam kurun waktu tertentu. Terpenting adalah jangan pernah melupakan perawatannya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password