Bebek Peking, Dulu Makanan Para Raja Kini Bisa Dinikmati Orang Biasa

Ohayo.co.id – Kalau ingin menyajikan makanan khas Imlek yang spesial, bebek peking menjadi salah satu menu yang wajib dicoba. Hidangan ini terasa begitu spesial karena beberapa aspek. Dimulai dari sejarahnya yang cukup panjang dan cukup menarik untuk digali. Ditambah lagi, proses pembuatan bebek peking yang membutuhkan proses yang rumit agar menghasilkan rasa terbaik. Maka tidak heran, bebek peking jadi salah satu menu masakan China favorit yang terkenal di seluruh negara.

Bebek Peking, Dulu Makanan Para Raja Kini Bisa Dinikmati Orang Biasa

Sejarah bebek peking

Bebek peking makanan khas Imlek - Bebek Peking, Dulu Makanan Para Raja Kini Bisa Dinikmati Orang Biasa
Pixabay

Munculnya menu bebek peking sendiri tidak lepas dari kebiasaan masyarakat Tiongkok yang menggunakan itik sebagai bahan makanan setidaknya sejak zaman Dinasti Yuan. Pada waktu itu sudah muncul jenis makanan dari daging bebek atau itik yang dibakar.

Pada zaman Dinasti Ming sekitar 600 tahun yang lalu, koki dari penjuru China pernah berlomba-lomba untuk membuatkan masakan untuk keluarga kerajaan. Mereka pergi ke Peking (sekarang Beijing) untuk mempersembahkan hasil resep terbaik mereka, karena koki yang terpilih karena konon akan diberi jabatan sekelas menteri. Jadilah menu bebek peking menjadi andalan dan digunakan sebagai resep kerajaan selama berabad-abad.

Jika sebelumnya bebek peking hanya terbatas untuk dinikmati kalangan tertentu saja, memasuki era keruntuhan kekaisaran China di awal abad 20 menu bebek peking mulai banyak dikenal. Restoran di sekitar Beijing mulai memasukkan menu ini ke dalam daftar sajian mereka. Mulai dari situ, popularitas bebek peking kemudian menyebar hingga seluruh penjuru dunia karena bisa dinikmati lebih banyak orang dari berbagai kalangan.

Baca juga : Inspirasi Fashion untuk Kamu Kenakan di Perayaan Imlek

Proses pengolahan bebek peking

Bebek Peking, Dulu Makanan Para Raja Kini Bisa Dinikmati Orang Biasa
(Flickr)

Karena posisinya sebagai makanan China favorit, menghasilkan satu porsi bebek peking dibutuhkan proses lumayan panjang. Terang saja, menu ini merupakan hidangan kerajaan yang tentu dibuat dengan cara yang sangat spesial. Dimulai dari bahan baku itik yang digunakan juga tidak sembarangan. Awalnya, bebek yang digunakan adalah bebek berbulu hitam yang hidup di sekitar perairan Nanjing, China. Setelah populasinya menjadi langka, jenis bebek Pekin hasil dari peternakan setempat mulai bisa digunakan sebagai bahan baku.

Bebek utuh yang sudah dipotong dan dicabuti bulunya kemudian ditiup udara bertekanan pada bagian lehernya. Langkah ini berguna untuk memisahkan bagian lemak di antara kulit dan daging bebek.  Setelah itu, bebek dicuci bersih dan dimasukkan bumbu ke dalam isi perutnya lalu dijahit kembali supaya menutup. Daging bebek tersebut kemudian digantungkan selama sekitar 24 jam.

Setelah didiamkan dalam posisi tergantung, daging bebek kemudian dicuci dengan air mendidih. Bagian luarnya disiram bumbu khusus untuk kemudian digantung lagi selama beberapa jam. Kemudian, bebek baru dipanaskan dengan cara diasap atau dipanggang menggunakan oven sampai tingkat kematangan tertentu, selama beberapa lama.

Baca juga : Hangatnya 8 Makanan Khas Imlek yang Cuma Ada Setahun Sekali

Penyajian bebek peking

Bebek Peking, Dulu Makanan Para Raja Kini Bisa Dinikmati Orang Biasa
(Flickr)

Bebek Peking yang sudah selesai diasap kemudian bisa untuk disajikan. Cara penyajian bebek Peking biasanya dengan cara dipotong tipis melawan arah serat daging. Bagian daging dan kulitnya akan terlihat terpisah. Selain dagingnya yang mempunyai rasa yang istimewa, bagian kulit juga jadi bagian favorit pencinta hidangan ini. Proses pengolahan yang sangat panjang dan cukup rumit membuat rasa kulit Bebek Peking menjadi sangat khas sehingga menimbulkan sensasi unik tersendiri ketika memakannya.

Itulah tadi sedikit penjelasan singkat mengenai Bebek Peking, mulai dari sejarah, proses pembuatan hingga penyajiannya. Jika anda punya waktu luang, mungkin bisa mencoba membuat menu satu ini dan menghidangkannya sebagai makanan China favorit untuk seluruh anggota keluarga. Dan mumpung Imlek sebentar lagi tiba, kebahagiaan dan kehangatan keluarga rasanya tak lengkap tanpa bebek peking terhidang di meja makan.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password