7 Ciri-Ciri Suami Selingkuh dan Alasannya Berdasarkan Studi Para Ahli

7 Ciri Ciri Suami Selingkuh dan Penyebabnya secara Ilmiah

Ohayo.co.id – Mencari tahu ciri-ciri suami selingkuh bukan berarti harus berprasangka buruk setiap waktu. Tetapi mengetahuinya sebagai sikap waspada juga pencegahan terhadap kehancuran suatu hubungan perkawinan. Ini sama halnya dengan perbedaan sikap seseorang yang memata-matai pencuri dengan seseorang yang memagari rumahnya agar tidak dimasuki pencuri.

Perselingkuhan telah menjadi fakta sejak zaman dahulu kala, telah banyak ditemukan dalam sejarah-sejarah Yunani Kuno, Mesir, China dan masih banyak lagi. Ini mencerminkan bahwa perselingkuhan memang telah menjadi fakta yang sering terjadi, dalam survei yang dilakukan oleh Edward Laumann dan timnya pada tahun 1994 menemukan fakta bahwa pria terlibat lebih banyak perselingkuhan daripada wanita. Pada saat itu persentase yang diperoleh adalah 20 persen wanita dan 31 persen kaum pria. Penelitian lain dituangkan dalam buku ‘The Chemistry Between Us: Love, Sex and the Science of Attraction’ oleh Young dan Alexander bahwa terdapat kasus perselingkuhan dalam hubungan suami istri sebesar 30 – 40 persen.

Ada 2 Macam Perselingkuhan

Ciri ciri suami selingkuh ada 2 macam

1. Perselingkuhan Emosional

Selingkuh tidak selamanya melibatkan fisik, ini yang dinamakan perselingkuhan emosional. Dalam pembahasan ciri-ciri suami selingkuh, suami mulai merasa nyaman berkomunikasi secara intens dan mendalam dengan wanita lain. Perselingkuhan secara emosi ini sebetulnya dampaknya lebih berbahaya dibandingkan dengan hubungan fisik karena sulit terdeteksi. Sang suami selalu membayangkan istri yang ada di hadapannya adalah wanita lain yang ia tengah idam-idamkan.

Dengan kata lain, perselingkuhan emosional ini melibatkan perasaan suami dengan wanita yang menjadi selingkuhannya.

2. Perselingkuhan Seksual

Setelah membaca jenis perselingkuhan emosional, tentu saja dapat dengan mudah mendefinisikan perselingkuhan seksual. Ya, perselingkuhan seksual merupakan kebalikan dari perselingkuhan emosional. Biasanya seorang suami ‘jajan’ di luar karena merasa bosan dengan hubungan ranjang dengan istrinya.

Meski demikian suami yang berselingkuh secara seksual bukan berarti ia ingin meninggalkan istri sebagai wanita sejati yang ia cintai.

5 Alasan Suami Selingkuh

Ciri Ciri suami selingkuh dengan alasan ini

Seorang ahli psikologi, Julia Omarzu dari Loras College pernah melakukan survei tentang alasan seseorang melakukan selingkuh. Setidaknya ada 5 hal yang menyebabkan mereka memutuskan mengambil risiko untuk berselingkuh:

1. Hubungan Seksual

Meskipun cinta tidak selamanya berarti seks, namun manusia sebagai makhluk biologis membutuhkan itu. Sehingga, menurut Fisher seorang antropolog biologis menjelaskan bahwa cinta juga mengandung unsur seks dan reproduksi yang terngiang dalam otak manusia.

Seorang suami selingkuh bisa terjadi karena ia merasa bosan dengan hubungan seks dengan istrinya. Inilah perlunya dinamika dalam hubungan seks suami istri untuk menghidupkan kembali ‘rasa muda’ antar-pasangan.

2. Kepuasan Emosional

Sensasi hubungan dan kecocokan emosional juga tak kalah penting dengan hubungan seksual. Justru poin ini sangat penting karena bisa menjadi satu alasan untuk menutupi segala kekurangan antar-pasangan. Sehingga ketika tak menemukan lagi rasa diperhatikan, kerja sama berbagi masalah dan solusi bisa membuat seorang suami menyeleweng dengan alasan merasa lebih nyaman menceritakan masalahnya pada wanita lain.

3. Perasaan Tidak Dihargai

Seorang stand up comedian yang cukup populer, Raditya Dika pernah mengatakan bahwa seorang wanita membutuhkan perhatian sedangkan pria membutuhkan pengakuan. Tentu saja terdengar lucu ketika ia membawakannya di atas panggung. Namun, jika direnungkan dalam situasi yang hening pernyataan itu bukan sekedar lelucon melainkan sebuah konsep sederhana tentang hubungan yang sehat. Perasaan tak diakui dan tak dihargai sering dijadikan alasan suami untuk berselingkuh.

4. Tak Cinta Lagi

Mengatakan tak cinta lagi dalam hubungan suami istri hanyalah sebuah pernyataan konyol yang kekanak-kanakan. Bagaimana tidak? Dua insan yang telah terikat dengan tali perkawinan telah memahami risiko janji sehidup-semati itu. Keduanya akan semakin menua, juga mengetahui dengan keadaan sesadar-sadarnya dan menerima kekurangan yang ada pada pasangannya. Sayangnya, beberapa suami yang selingkuh sering mengatakan alasan ‘tak cinta lagi’.

5. Pembalasan

Biasanya ditandai dengan adanya perasaan ingin menyakiti salah satu pasangan karena ia telah melakukan kesalahan yang ia anggap bisa dimaafkan apabila telah membalas atau menyakitinya. Ironisnya jika selingkuhnya seorang suami terjadi hanya karena rasa cemburu pada istrinya. Atau karena ia merasa curiga istrinya telah berselingkuh, maka ia berniat membalasnya.

Baca juga: Lakukan Ini Agar Cepat Move On dari Mantan Pacar

7 Ciri-Ciri Suami Selingkuh

7 Ciri-ciri suami selingkuh menurut para ahli

Menurut ahli bahasa tubuh, Patti Wood menjelaskan bahwa ciri-ciri suami selingkuh dapat dilihat sekilas dari bahasa tubuhnya, demikian keterangan yang dilansir via cnnindonesia.com (8/17). Sang Pakar menjelaskan bahwa suami yang berselingkuh terlihat dari geraknya seolah menunjukkan tubuhnya itu lebih besar seperti ingin mengatakan bahwa ia berkuasa.

Setelah dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini merupakan ciri-ciri suami selingkuh:

1. Perubahan Seksual

Tidak hanya keinginan berhubungan intim berkurang dengan istrinya, tetapi ciri-ciri suami selingkuh juga bisa dilihat dari perubahan keinginannya yang semakin intens terhadap hubungan intim dengan istrinya. Ini diakibatkan oleh bayang-bayang wanita dambaan barunya yang menjadi fantasi pada istrinya. Demikian yang dikemukakan oleh Ginnie Love, Ph.D, seorang psikoterapis saat diwawancarai liputan6.com (8/17).

2. Semakin Renggang

Pengendalian diri yang tidak dilatarbelakangi ketulusan akan tetap terlihat di waktu-waktu tertentu. Seperti halnya seorang suami yang hanya mencoba bersikap baik kepada istrinya saat di rumah namun terlihat tak begitu memerhatikan situasi seperti biasanya. Sekedar menjaga suasana agar baik-baik saja tanpa ingin melakukan sesuatu hal menyenangkan bersama-sama. Apalagi jika ada sebuah nama wanita yang selalu disebut-sebut sebagai contoh terbaiknya.

3. Sering Menilai

Jika pada hari-hari biasanya sang suami tak pernah komplain dengan masakan istrinya, bahkan jika melakukan kesalahan masalah rasa makanan. Namun, tiba-tiba ia menjadi seorang juri masak yang detail bahkan melebihi Chef Juna. Jangan anggap remeh, mungkin sedang terjadi sesuatu padanya meski tak selalu berarti sebuah perselingkuhan.

4. Jarang Menggunakan Ponsel

Mungkin di depan istrinya, sang suami jadi lebih jarang memegang ponselnya dengan maksud tidak memberi peluang untuk membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan alat komunikasinya itu. Namun dalam waktu-waktu tertentu, ia menjadi aneh ketika ada telepon masuk tiba-tiba seperti menjauhi istri saat menjawab telepon.

5. Ucapan yang Mengejutkan

Tiba-tiba seorang suami mengungkapkan hal yang tak biasa ketika berbeda pendapat dengan istrinya. Ucapannya terlihat seperti pendapat orang lain yang disampaikan di depan istrinya. Hal ini dikemukakan oleh seorang psikiater Gail Saltz yang pernah menulis buku dengan judul ‘The Power of Different’.

6. Perubahan Tampilan

“Biasanya tak pakai minyak wangi”, begitu salah satu penggalan lirik lagu dangdut yang dipopulerkan oleh Ayu Ting Ting. Memang tak begitu jauh dari ciri-ciri suami selingkuh, seorang suami yang tengah kasmaran dengan wanita lain seperti halnya seorang anak SMA yang tak ingin terlihat buruk di hadapan wanita pujaan hatinya. Tiba-tiba ia begitu detail memerhatikan penampilannya, mungkin juga ia mendadak tertarik mengikuti aktivitas gym untuk membentuk badannya.

7. Baik Dadakan

Sikap baik dadakan ini bisa dikatakan sebagai ciri-ciri suami selingkuh karena dalam hatinya merasa bersalah dan harus menebus kesalahannya itu. Sehingga tanpa ada momen yang diperingati, ia memberi hadiah secara tiba-tiba di luar kebiasaannya.

Berdasarkan pemaparan di atas, sangat dianjurkan untuk tetap menjalani komunikasi lebih intens saat salah satu ciri-ciri di atas terjadi untuk menghindari saling tuduh satu sama lain. Tentu tidak diharapkan berujung pada pertengkaran yang berdasar pada prasangka-prasangka semata yang bisa memicu hancurnya jalinan perkawinan.

Menurut penelitian American Psychological Association (APA) yang dapat diakses via psycnet.apa.org, terjadinya perselingkuhan dalam rumah tangga tidak harus berujung dengan kehancuran. Dari beberapa kasus yang menjadi studinya, banyak hubungan rumah tangga bisa kembali pulih bahkan semakin kokoh setelah saling memaafkan satu sama lain meskipun memerlukan seorang konselor untuk memediasi keduanya.

Karena pada dasarnya, perselingkuhan yang sering kali terjadi –apalagi perselingkuhan bersifat seksual– tidak berjalan begitu lama, hanya sebagai pelampiasan belaka. Pada akhirnya membuahkan rasa bersalah yang berkepanjangan dan berujung pada penyesalan.

Salah satu tips yang paling ampuh untuk memperkuat tali perkawinan adalah memperbaharui secara berkala keromantisan suami istri. Dimulai dari hal yang paling sepele seperti mempertahankan panggilan ‘sayang’ meski usia semakin bertambah hingga menjadwalkan quality time tanpa gangguan siapapun. Bisa berupa bulan madu kedua, ketiga bahkan kesekian kalinya ataupun memberi kejutan-kejutan membahagiakan di momen-momen penting seperti ulang tahun pernikahan.

Pemaparan seputar ciri-ciri suami selingkuh di atas bukanlah kebenaran mutlak yang dapat dijadikan sebagai gejala perselingkuhan seorang kepala keluarga. Bisa juga diakibatkan tekanan masalah lainnya, seperti perhatian sang suami teralihkan oleh beberapa pekerjaan kantor yang menyita waktu lebih banyak daripada biasanya. Sehingga tak perlu menyimpulkannya secara terburu-buru apalagi tanpa bukti yang jelas.

Baca juga: Hubungan Mulai Pudar, Lakukan Tips Ini Supaya si Doi Jatuh Cinta Lagi

ciri ciri suami selingkuh

Seandainya pun terlanjur terjadi, rasa dendam ingin menghancurkan malah membuat semuanya semakin buruk. Kata maaf tidak mudah untuk diucapkan apalagi menerima permintaan maaf, namun bisa jadi itulah jalan terbaiknya. Ada sebuah kutipan menarik dari film ‘Star Wars: The Last Jedi’ yang berkaitan dengan hal ini, yaitu  saat Rose Tico berkata pada Finn yang berusaha membalas serangan lawannya, “Semuanya bukan tentang menghancurkan apa yang kita benci, melainkan tentang bagaimana menyelamatkan apa yang kita cintai.”

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password