4 Tanda Toxic People yang Harus Kamu Hindari Agar Hidup Lebih Bahagia

Hampir bisa dipastikan bahwa semua orang menjalin relasi dengan orang lain dalam hidup setiap harinya. Ada yang menjadi kekasih, sahabat, teman, keluarga hingga musuh. Nah, dari sekian banyaknya manusia di lingkar pertemanan, pasti ada beberapa orang yang dituding sebagai toxic people atau membawa pengaruh buruk di sekitarnya karena ulahnya sendiri. Namun, ia selalu menciptakan drama-drama dan merugikan banyak orang di sekitarnya. Bagi kamu yang penasaran tentang tanda toxic people, berikut ulasan yang wajib kamu baca!

 

Selalu mengeluh, hampir sepanjang hidupnya

Tiada hari tanpa mengeluh (Foto: Unsplash)

Bagi kamu yang sering menemukan orang yang hobinya mengeluh di kehidupan nyata maupun dunia maya, maka sudah sepantasnya untuk menjauh atau mematikan pemberitahuan dari akunnya. Orang-orang seperti ini memang mudah menularkan pengaruh negatif. Belum lagi saat ia mengajak orang di sekitarnya untuk membicarakan keburukan orang lain.

Mengeluh sih wajar saja, tapi tidak untuk dilakukan setiap hari. Kita memang tidak bisa menuntut toxic people untuk mengubah karakternya, namun dengan memberi jarak pada pertemanan dengan si toxic people ini, ia mungkin akan sadar perlahan dan berinteropeksi terhadap kesalahannya. Lebih baik mute status media sosialnya daripada kita harus menghina hobinya yang suka mengeluh itu.

 

Selalu berprasangka buruk pada orang lain dan menganggap dirinya sebagai korban

Semuanya salah, yang benar cuma dirinya sendiri (Foto: Unsplash)

Tanda kedua ini akan tampak saat ia menghadapi suatu masalah. Toxic people selalu merasa bahwa ia adalah korban dalam setiap masalah yang dihadapinya. Sepertinya, hidupnya tidak jauh-jauh dari merasa bahwa ia adalah satu-satunya korban. Padahal banyak yang tersakiti karena ulahnya.

Ia akan menggunakan dalih trauma di masa lalu atau peristiwa kelam yang dialaminya di masa silam sebagai pelajaran berharga untuk benci pada siapapun. Padahal ada orang yang benar-benar tulus padanya. Tidak ada istilah berbaik sangka pada orang lain dalam hidupnya. Semua orang adalah tersangka dan ia adalah korbannya. Coba perhatikan, adakah sebagian dari teman atau orang terdekatmu yang berperilaku seperti ini?

 

Tidak ada hari tanpa drama, terutama dalam percintaan

Kalau bisa dibikin drama, kenapa cuma dianggap biasa-biasa saja (Foto: Unsplash)

Siapa yang masih tahan dengan drama yang diciptakan toxic people? Tidak hanya sampai pada klaim bahwa ia adalah korban untuk semua masalah yang terjadi, toxic people juga memiliki hobi menciptakan drama. Semua masalah sederhana berkembang menjadi lebih besar karenanya. Selain hobi membuang waktu dan membuat orang lain merasa terpojok, dia juga sangat senang apabila bisa selalu berada di atas dan bebas dari kesalahan. Hati-hati saja ya, dengan toxic people semacam ini.

 

Ketika diberi nasehat, ia akan membenci orang tersebut dan menganggapnya sebagai musuh

Siap menolak semua masukan (Foto: Unsplash)

Tanda terakhir adalah ia sering menolak saran atau kritik yang membangun, Padahal penting kiranya untuk mendengar masukan dari orang lain. Toxic people akan menutup telinganya dan menganggap bahwa semua orang tidak tahu menahu soal hidupnya. Sikap inilah yang membuat mereka gagal dalam berbagai hubungan pertemanan. Sehingga, untukmu yang mendapati tanda tersebut bersarang di tubuh temanmu, sebaiknya segera menghindar atau menjaga jarak ya, daripada tertular penyakit hatinya.

Bagaimana menurutmu? Apakah kamu memiliki teman dengan tanda-tanda di atas? Yuk sharing bagaimana caramu menghadapinya!

 

Penulis: Fitria Yusrifa

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password