#MudaBertalenta! Yuk Kenalan dengan 4 Sutradara Indonesia Berprestasi Ini

Ohayo.co.id – Memperingati tahun ke-69 peringatan Hari Film Nasional yang jatuh pada tanggal 30 Maret, perfilman tanah air semakin bersinar. Hal tersebut dapat dilihat dari respon masyarakat yang antusias dalam mengapresiasi karya generasi muda Indonesia. Minat masyarakat yang semakin melejit terlihat dari perolehan jumlah penonton yang menyaksikan film-film nasional di bioskop. Kualitas film nasional yang semakin meningkat tiap tahunnya ini tidak terlepas dari kerja keras para sutradara Indonesia muda berbakat. Dalam rangka memperingati Hari Film Nasional, kami uraikan beberapa sineas muda berbakat yang karyanya sudah diakui di kancah internasional.

Natasha Dematra – si #MudaBertalenta yang bersinar di kancah Internasional

Natasha Dematra - 4 Sutradara Indonesia Berprestasi - Ohayo.co.id
Muda dan berbakat, Natasha menjadi sineas muda yang hadir menyemarakkan perfilm-an Indonesia (Foto: Laman resmi Natasha Dematra)

Sutradara Indonesia yang muda dan berbakat kelahiran 9 April 1998 ini patut mendapat predikat generasi muda segudang talenta. Natasha mampu membuktikan bahwa Indonesia memiliki generasi #MudaBertalenta yang dapat bersaing di kancah internasional. Melalui film karyanya yang berjudul Tears of Ghost, gadis muda ini mampu meraih lima nominasi sekaligus dalam International Filmmaker Festival of World Cinema pada 11-18 Februari 2017 di London. Dengan usia yang masih muda, Natasha sudah mendapat predikat Sutradara Pendatang Baru Terbaik dalam ajang American Movie Awards.

Kamila Andini – Sutradara bertalenta yang menyabet beragam penghargaan di kancah internasional

Kamila Andini - 4 Sutradara Indonesia Berprestasi - Ohayo.co.id
Dini dan penghargaan yang diterimanya (Foto: The Jakarta Post)

Sutradara Indoesia berbakat yang akrab dipanggil Dini ini telah meraih prestasi Grand Prix di Berlinale International Film Festival ke-68 pada sesi kompetisi Generation K-Plus. Film Sekala Niskala atau The Seen and Unseen yang mengantarkan Dini pada penghargaan tersebut merupakan satu-satunya wakil Indonesia dalam perhelatan Berlinale  International Film Festival 2018. Film ini juga menjadi film panjang pertama dari Indonesia yang meraih kemenangan.

Film The Seen and Unseen sebelumnya pernah ditayangkan perdana di Toronto International Film Festival. Film tersebut juga sempat meraih beberapa penghargaan di antaranya Film Remaja Terbaik di Asia Pacific Screen Awards 2017, Film Terbaik di Tokyo FILMeX 2017, dan Film Terbaik Jogja-Netpac Asian Film Festival.

Baca juga : Sukses Didik Putra Multitalenta, Ini Inspirasi Gaya Parenting Deddy Corbuzier

Mouly Surya – Sutradara film Indonesia bertemakan perempuan yang gaungnya terdengar hingga kancah internasional

Mouly Surya - 4 Sutradara Indonesia Berprestasi - Ohayo.co.id
Mouly dan salah satu torehan prestasinya (Foto: Laman medcom)

Mouly merupakan sineas muda berbakat yang karyanya terpilih sebagai film yang pantas diputar dalam The Directors Fortnight di Cannes pada April 2017. Lewat karya terbarunya yang berjudul Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, Mouly mampu menunjukkan talenta ke hadapan publik dan para kritikus film mancanegara.

Film tersebut masuk dalam program pemutaran film independen untuk memeriahkan rangkaian Festival Film Cannes oleh Asosiasi Sutradara Film Perancis. Film ini menjadi film keempat Indonesia yang terpilih dalam rangkaian Cannes setelah yang terakhir pada tahun 2006 dengan judul Serambi.

Baca juga : Di Balik Pemilu 2019, Ini Fakta Menarik dari Caleg Tina Toon

Lucky Kuswandi – si #MudaBertalenta dalam dunia perfilman yang getol menyuarakan sisi lain kehidupan

Lucky Kuswandi - 4 Sutradara Indonesia Berprestasi - Ohayo.co.id
Apakah kamu termasuk salah satu fans Lucky? (Foto: Laman resmi Lucky Kuswandi)

Sineas muda dengan panggilan Lucky ini merupakan sutradara Indonesia muda dan berbakat yang terkenal dengan karya bertema identitas diri. Dirinya pernah menyuarakan bahwa ia harus menjadi jembatan untuk orang-orang yang suaranya tak didengar. The Fox Exploits The Tiger’s Might merupakan salah satu karyanya yang lolos dalam seleksi kategori film pendek oleh Semaine de la Critique (pekan kritik) di Festival Film Cannes 2015.

Filmnya yang lain adalah Miss or Mrs? berhasil ditayangkan di Berlinale Film Festival. Selain itu, ia juga memproduksi film panjang pertamanya dengan judul Madame X yang berhasil diputar di Hongkong International Film Festival pada 2011.

Uraian di atas merupakan beberapa contoh generasi muda berbakat di bidang perfilman yang patut dijadikan panutan oleh generasi muda. Sudah saatnya bagi generasi muda untuk bangkit dan bekerja keras agar karyanya mampu bersaing di kancah internasional, khususnya di bidang perfilman. Yuk torehkan prestasimu sebagai si #MudaBertalenta melalui berbagai bidang yang kamu sukai. Siapa tahu kelak kamu akan bersinar seperti keempat sutradara Indonesia berbakat di atas!

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password