4 Bahaya Bulu Kucing Bagi Kesehatan yang Harus Diwaspadai!

4 Bahaya Bulu Kucing Bagi Kesehatan yang Harus Anda Waspadai - Ohayo.co.id

Ohayo.co.id –  Kucing adalah salah satu hewan peliharaan favorit karena tingkahnya yang lucu dan menggemaskan. Memelihara kucing juga bisa menjadi kesenangan sendiri bagi pemiliknya, bahkan kucing juga diperlakukan seperti anak sendiri. Namun taukah Anda, ada bahaya bulu kucing yang mengancam kesehatan Anda?

Jika Anda menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan, tentu bahaya bulu kucing ini menjadi hal yang wajib Anda ketahui dan waspadai. Lalu, apa saja bahaya bulu kucing tersebut? Yuk langsung saja simak penjelasan di bawah ini agar Anda bisa lebih waspada terhadap bulu kucing yang ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Waspadai 4 Bahaya Bulu Kucing Bagi Kesehatan Ini

Bahaya Bulu Kucing 2 - Ohayo.co.id

1. Penyakit Cakar Kucing (Cat Scratch Disease)

Penyakit cakar kucing disebabkan oleh bakteri Bartonella Henselae yang berpindah melalui cakaran atau gigitan kucing. Lalu apa hubunganya dengan bulu kucing? Jawabannya, karena bakteri ini juga bisa menempel pada bulu kucing. Apalagi kucing sering menggaruk dan menjilat bagian tubuhnya.

Bakteri yang menempel pada bulu kucing tersebut dapat berpindah ke tubuh Anda ketika Anda mengelusnya. Jika setelah mengelus kucing dan Anda mengusap mata dengan tangan, maka bisa jadi bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh Anda.

Ciri-ciri dari penyakit ini adalah muncul benjolan kecil pada hari ke 10 setelah bakteri masuk ke tubuh, dan diikuti mual, muntah, radang, demam, merasa lelah, serta rasa nyeri pada bagian kelenjar getah bening. Namun jika Anda memiliki daya tahan tubuh yang baik, penyakit ini tidak menimbulkan permasalahan yang serius.

2. Ringworm

Ringworm atau yang sering kita kenal dengan sebutan kurap, adalah salah satu penyakit kulit yang bisa ditularkan melalui bulu kucing. Penyebabnya sama seperti penyakit cacar kucing, yaitu bulu kucing yang terkontaminasi oleh bakteri penyebab penyakit kulit.

Bakteri tersebut dapat mudah berpindah ke tubuh Anda setelah Anda kontak langsung dengan kucing. Penyakit ini akan menimbulkan lingkaran kecil berwarna coklat pada kulit, terasa gatal, dan bersisik. Selain itu bisa muncul gejala berupa demam, pusing, kehilangan nafsu makan, serta pendarahan di bawah kulit.

Baca juga : Tips Merawat Kucing yang Aman Bagi Ibu Hamil

Bahaya Bulu Kucing 1 - Ohayo.co.id

3. Tokso

Tokso atau Toksoplasmosis memang bukan disebabkan oleh bulu kucing, namun dari parasit Toxoplasma gondii. Parasit ini berkembang biak di dalam usus kucing, sehingga parasit ini akan terdapat pada feses kucing. Saat kucing menjilati tubuhnya, ada kemungkinan parasit tersebut menempel pada bulu kucing. Saat anda memegangnya tentu bisa saja berpindah ke tubuh Anda.

Tidak hanya lewat bulu dan fesesnya saja lho, tapi parasit ini juga bisa ada pada bekas makanan atau wadah makanan kucing. Tentunya Anda harus waspada agar parasit penyebab Tokso ini tidak hinggap di tubuh Anda dan membahayakan kesehatan Anda. Apalagi pada ibu hamil, Tokso akan menyebabkan bayi dalam kandungan dapat terlahir cacat.

4. Asma

Salah satu bahaya bulu kucing adalah menyerang sistem pernafasan manusia. Salah satu penyakit pernafasan yang bisa disebabkan oleh bulu kucing adalah asma. Di setiap helai bulu kucing terdapat virus-virus yang bisa menyebabkan asma. Saat bulu kucing masuk ke sistem pernafasan Anda, maka ada bisa mengalami sesak nafas.

Bulu kucing bisa saja masuk setelah Anda memegang kucing dan lupa menyentuh hidung Anda, atau setelah Anda menciumi bulu kucing. Memang efeknya tidak saat itu juga, namun di kemudian hari.

Baca juga : Jangan Sampai Salah Langkah, Berikut Tahapan yang Benar Memandikan Kucing

Itulah tadi 4 bahaya bulu kucing yang bisa saja Anda alami, terutama bagi Anda yang memelihara kucing di rumah. Sebenarnya masih banyak lagi penyakit yang disebabkan oleh bulu kucing. Agar terhindar dari bahaya-bahaya tersebut, tentunya Anda harus lebih hati-hati dengan rutin cuci tangan setelah memegang kucing.

Jangan lupa selalu merawat dan membersihkan kucing Anda agar tidak dihinggapi virus atau bakteri sumber penyakit yang bisa saja menular ke tubuh Anda. Hindari kontak langsung dengan kucing-kucing yang kurang terawat untuk meminimalisir terjadinya penyebaran sumber penyakit.

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password