15 Cara Menjadi Diri Sendiri dengan Takaran yang Jelas

15 Cara Menjadi Diri Sendiri

Ohayo.co.id – Menjadi diri sendiri tidaklah semudah mengatakannya, kadang juga terdengar lucu. Bagaimana tidak, banyak orang yang berakal menganggap tak perlu lagi membahas masalah seperti ini. Padahal banyak di antaranya yang merasa tidak nyaman dengan apa yang terjadi di setiap harinya, tidak ada kebahagiaan ketika mengerjakan sesuatu hal, dsb.

Tetapi juga sisi lainnya, mengartikan ‘menjadi diri sendiri’ secara tidak tepat akan berakibat pada frekuensi kebiasaan buruk yang berusaha untuk dipertahankan dengan alasan ‘menjadi diri sendiri’. Dengan demikian penting sekali memahami jalur yang benar-benar lurus untuk mengidentifikasi kepribadian yang autentik bahagia juga membahagiakan.

Menjadi Diri Sendiri dengan Takaran yang Jelas

Menjadi Diri Sendiri dengan seimbang

Meskipun Abraham Maslow seorang pakar kepribadian mengatakan bahwa kebutuhan tertinggi manusia adalah aktualisasi dirinya, akan tetapi manusia sebagai makhluk sosial tentu saja terikat dengan norma-norma yang ada di masyarakat.

Artinya, tak ada kebebasan yang benar-benar absolut di dunia ini, kebebasan berpikir pun dituntut melalui mekanisme tertentu ketika mulai direalisasikan sebagai karya dengan berbagai pertimbangan efek yang ditimbulkannya. Bahkan karya besar sekelas teori relativitas Einstein dan bom atom Robert Oppenheimer pun menyesalkan aktualisasi karyanya ketika menjadi bencana di Hirosima dan Nagasaki pada 6 Agustus tahun 1945  yang menewaskan kurang lebih 200 ribu orang.

Tak bermaksud melebih-lebihkan, pemaparan di atas sebagai penjelasan bahwa proses aktualisasi diri akan selalu berkaitan dengan orang sekitar.

15 Cara Menjadi Diri Sendiri

15 Cara Menjadi Diri Sendiri dengan seimbang

1. Deskripsikan Diri

Semuanya dapat diawali dengan menyebutkan satu kata yang paling mendeskripsikan diri sendiri. Kemudian mencoba tes kepribadian secara eksplisit baik itu dilakukan sendiri dengan kuisioner atau konsultasi dengan para ahli.

2. Menetapkan Tujuan Hidup

Bertanya pada diri sendiri apa sebenarnya tujuan melaksanakan segala macam aktivitas di dunia ini. Misalnya, bagi seorang yang beragama tujuan hidup adalah mengumpulkan bekal amal baik sebanyak-banyaknya. Contoh lainnya, seorang penulis memiliki tujuan hidup menulis cerita yang legendaris menginspirasi banyak orang meski ia telah tiada nanti. Singkat katanya adalah berkarya sebagai ‘bukti’ bahwa ia pernah hidup.

3. Jadwal Aktivitas

Membuat jadwal pribadi yang produktif dan sesuai dengan kenyamanan akan membantu mengarahkan pemikiran ke potensi-potensi unik yang khas. Belajar untuk tidak terkejut dengan perbedaan sekitar baik norma ataupun budaya lingkungan sekitar. Justru hal tersebut memperkaya diri dalam menyusun penyelesaian suatu masalah.

4. Berdamai dengan Masa Lalu

Yakinkan pada diri sendiri bahwa momen buruk di masa lalu telah termaafkan, tak ada rasa dendam ataupun kekesalan yang berkepanjangan. Menyadari dengan sadar bahwa usia semakin bertambah, hilangkan perasaan ‘merasa masih sama dengan yang dulu’. Ini akan membantu untuk pengembangan diri dan dinamika berpikir lebih dewasa.

5. Menggali Kemampuan Diri

Mencoba mengembangkan potensi sekecil apapun yang ada pada diri sendiri tanpa membandingkannya dengan orang lain. Tetapi membandingkan bahwa kemampuan saat ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.

6. Memerhatikan Selera Humor

Tak menceritakan segala keburukan kepada orang lain, namun menertawakan kejadian buruk yang pernah menimpa diri sendiri akan mempermudah menerima kenyataan dan mengubahnya menjadi nilai yang unik dalam hidup.

7. Mengakui Kekurangan

Seorang yang berani mengakui kekurangannya semakin mudah untuk meningkatkan kemampuan dirinya. Seperti halnya orang yang mengakui kebodohannya akan lebih mudah untuk bertanya pada orang-orang sekitarnya seiring berjalannya waktu ia akan semakin cerdas tanpa arogansi.

Baca juga: Kata-Kata Menjadi Diri Sendiri dari Tokoh-Tokoh Dunia

8. Demi Diri Sendiri

15 Cara Menjadi Diri Sendiri dengan seimbang

Orang yang pernah diputuskan kekasihnya sering mengatakan, “Balas dendam terbaik adalah menjadi sukses.” Ini merupakan salah satu motivasi yang sangat memicu semangat. Hal yang perlu diingat, jangan pernah melakukannya hanya sebagai pembuktian atau berusaha membuat kecewa sang mantan tetapi lakukanlah itu semua untuk diri sendiri.

9. Jangan Menjadi “Yes-Man”

Artinya tak perlu mengiyakan segala hal yang diinginkan oleh orang lain. Cobalah untuk menolak jika memang benar-benar tidak bisa, daripada pada ujungnya membuat diri sendiri jatuh pada rasa bersalah juga mengecewakan orang lain.

10. Abaikan Ejekan Orang Lain

Setiap orang tak bisa menyenangkan semua orang yang ada di sekelilingnya. Sentimen dan ejekan sesekali pasti menghiasi cerita dalam kehidupannya. Tak perlu hidup dalam anggapan orang lain, cukup ambil kritik yang positif dan terus fokus memperbaiki diri.

11. Fokus pada Minat

Semakin banyak mempelajari hal-hal terkait minat diri sendiri bukan berarti menutup diri dari perkembangan ilmu pengetahuan lain. Memahami lingkungan seperti apa yang tengah dihadapi juga sangat penting agar mempermudah menyisipkan ide-ide autentik yang lahir dari diri sendiri.

12. Tren

Menjadi diri sendiri bukan berarti tidak mengikuti tren, permasalahannya ada pada keputusan diri sendiri bahagia atau tidak mengikuti tren tersebut. Jangan lupa juga mempertimbangkan efek positif dan negatifnya.

13. Bergaul dengan Baik

Membangun hubungan yang baik dengan orang-orang yang mengalirkan energi positif, sangat baik jika berteman dengan orang yang dianggap lebih ahli dari diri sendiri untuk memudahkan upgrade ilmu pengetahuan.

14. Waktu Pribadi

Sediakan waktu luang khusus untuk diri sendiri tanpa ada gangguan dari siapa pun baik itu digunakan untuk hobi ataupun renungan terhadap semua yang telah dilakukan selama ini dan mengevaluasinya.

Baca juga: Tips Melatih Anak Untuk Merawat Penampilan Semenjak Dini!

15. Optimis dengan Masa Depan

15 Cara Menjadi Diri Sendiri dengan seimbang

Yakinkan bahwa semua tujuan hidup bisa dicapai dengan menjadi diri sendiri, melalui cara-cara disertai potensi-potensi unik sebagai akselerasi percepatannya mencapai tujuan tersebut.

Dapat disimpulkan bahwa menjadi diri sendiri merupakan proses mengekspresikan versi terbaik dari dalam diri seseorang serta mencapai tujuannya dengan potensi-potensi unik dalam dirinya dengan tetap menghormati orang lain sebagaimana menghormati dirinya sendiri.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password