Teroris Ledakan Bom Rakitan di Bandung

teroris bom bandung 27 februari

Ohayo.co.id – Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan datang di kantor kecamatan cicendo, kelurahan ajuna, Bandung senin 27 Februari. Dia memimpin langsung penyergapan Teroris pelaku ledakan bom panci di kawasan Cicendo.
Suasana sekitar lokasi sangat mencekam, Senin 27 februari. Apalagi setelah ada ledakan dari dalam kantor kelurahan Arjuna, tempat pelaku bersembunyi. Asap hitam mengepul dari lantai dua.
Penggerebekan awalnya dipimpin Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo, kemudian baru Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan. Beberapa kali polisi memberi peringatan ke pelaku via pengeras suara. Namun pelaku hingga pukul 10.45 WIB, belum menyerah.

Irjen Anton menjelaskan, pelaku meledakkan bom panci di lapangan yang jaraknya sekitar 50 meter dari kantor kelurahan Arjuna. “Low explosive,” sebut Anton soal daya ledak bom panci.
Pelaku, kata Anton, diduga menuntut pembebasan tahanan Densus 88. Namun belum diketahui tahanan yang diminta agar dibebaskan tersebut.

Sebelum masuk ke dalam kantor Kelurahan Arjuna, terduga teroris sempat meledakkan bom di Lapangan Pandawa yang lokasinya tidak jauh di belakang kantor kelurahan, Dono (55), salah satu warga yang menjadi saksi mata, mengatakan, ledakan di Lapangan Pandawa mirip ledakan tabung gas.

“Kebayangnya seperti ledakan gas. Soalnya banyak tukang gas di sana,” kata Dono saat ditemui di rumahnya.

setelah mendengar ledakan, Dono keluar dari rumah. Dia melihat seorang pria menggunakan tas warna hitam yang sudah rusak dan compang-camping berantakan lari sempoyongan ke dalam kantor kelurahan.

“Ranselnya hancur, seperti ada sisa-sisa karbit. Dia dikejar sama anak-anak sekolah yang lagi olahraga. Mereka teriak-teriak itu teroris,” tutur dia.

Dono mengaku tidak berani menangkap pria tersebut. Pasalnya, di tangan kanan pria itu tergenggam sebilah senjata tajam.

“Perawakannya tinggi besar. Pakai jaket warna hitam,” beber dia.

Sementara itu, Kepala Polrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo memastikan bahwa ledakan di Taman Pandawa berasal dari bom rakitan.

“Di Taman Pandawa itu bom panci,” sebut dia.

Selain itu, setelah petugas Brimob Polda Jawa Barat berhasil melumpuhkan tersangka dengan sejumlah tembakan sekitar pukul 11.00 WIB, pada tubuhnya ditemukan rangkaian bom.

“Di tubuhnya ada kabel-kabel dan ada sangkur,” ucap Hendro.

Terduga teroris yang telah berhasil dilumpuhkan dalam kondisi kritis saat ini telah dibawa ke rumah sakit untuk diselamatkan nyawanya.

baca juga : Iwan Bopeng Minta Maaf Atas Ancaman “Potong Tentara”

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password