5 Comeback Terbaik Dalam Sejarah Liga Champions

5 Comeback Terbaik Dalam Sejarah Liga Champions - Thumbnail

Ohayo.co.id – Bola itu bundar. Apapun bisa terjadi dalam sepakbola, terutama dalam hal melakukan comeback terbaik untuk meraih kemenangan.

Misi kemenangan sesulit apapun tetap dapat dicapai dengan perjuangan, keberuntungan, serta keajaiban.

Cerita tentang Barcelona yang melakukan comeback terbaiknya 6-1 saat menaklukkan PSG merupakan salah satu contoh nyata tidak ada yang mustahil dalam sepakbola.

Tim asuhan Luis Enrique tersebut baru saja memberi bukti, bahwa kenyataannya tidak ada yang tidak mungkin dalam sepakbola.

Sekalipun tertinggal 4 gol dan mampu membalikkan keadaan yang sudah diperlihatkan Barcelona menjadi kemenangan 6-1 dan memastikan diri lolos ke babak selanjutnya.

Blaugrana julukan Barcelona memang baru saja mencetak comeback terbaik dalam sejarah Liga Champions.

Sebelumnya, sejarah telah mencatat bahwa tidak pernah ada klub yang berhasil membalikkan ketertinggalan 0-4 menjadi kemenangan agregat dalam pertandingan dua leg.

Tidak mengherankan banyak yang meragukan jelang laga leg kedua babak 16 besar melawan Paris Saint-Germain di Stadion Camp Nou.

Barcelona diprediksi tidak akan mampu melakukan comeback dan bahkan lolos ke babak perempat final.

Faktanya, keberuntungan dan keajaiban menaungi Leo Messi dan rekan-rekan. Kemenangan telak 6-1 mengantarkan Barcelona lolos dengan agregat gol 6-5.

Kutukan sejarah comeback lebih dari 4 gol dalam dua leg berhasil dipatahkan Barcelona.

Comeback terbaik itu membuat nostalgia para penggemar sepak bola terhadap perjuangan comeback serupa pada masa lampau.

Momen comeback dan berhasil meraih kemenangan tidak hanya dapat dirasakan oleh Barcelona.

Berikut 5 comeback  terbaik dalam sejarah Liga Champions.

1) Deportivo La Coruna 4-0 AC Milan – di Musim 2004 (agregat gol 5-4)

5 Comeback Terbaik Dalam Sejarah Liga Champions - Deportivo

Deportivo La Coruna merupakan salah satu kekuatan utama sepakbola Spanyol seusai pergantian abad.

Salah satu momen terbaik Deportivo La Coruna di Eropa tiba di musim 2004 saat menghadapi AC Milan.

Kendati takluk 1-4 di leg pertama babak perempat final Liga Champions saat menghadapi AC Milan di Estadio Riazor, Deportivo berhasil merasakan comeback terbaiknya.

Pandiani, Valeron, dan Albert Luque berhasil mengantarkan Deportivo meraih keunggulan agresifitas gol tandang sebelum paruh pertama selesai di San Siro.

Kemudian, F.Gonzalez berhasil mencetak gol keempat bagi Super Depor untuk membawa Deportivo melaju ke babak semifinal.

Sayangnya, Deportivo akhirnya harus mengakhiri perjuangannya di babak semifinal usai takluk dari FC Porto, juara Liga Champions musim 2004.

Comeback Deportivo La Coruna ini tercatat sebagai salah satu yang comeback terbaik dalam sejarah Liga Champions.

 

2) Liverpool 3-3 AC Milan – Keajaiban Istanbul di Musim 2005 (Extra Time, 3-2 babak adu penalti)

5 Comeback Terbaik Dalam Sejarah Liga Champions - Liverpool

Sebuah malam yang ajaib dan berkesan di Istanbul Turki di final Liga Champions 2014-2015.

Liverpool tertinggal 0-3 dari AC Milan di babak pertama melalui lesatan gol Paolo Maldini dan brace dari Hernan Crespo.

Namun, di babak kedua menghadirkan salah satu comeback paling ikonik dalam sejarah Liverpool.

Liverpool akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui gol dari Steven Gerrard, Vladimir Smicer, dan Xabi Alonso, memaksakan skor menjadi imbang 3-3.

Kemudian laga berlanjut hingga babak perpanjangan waktu, dan akhirnya diakhiri dengan adu penalti.

Milan akhirnya harus gigit jari dalam drama adu penalti.

Aksi gemilang kiper Dudek serta algojo penentu dari Gerrard membuat Liverpool akhirnya menjadi kampiun dan berhasil mengangkat trofi Liga Champions.

 

3) Manchester United 2-1 Bayern Muenchen – di Final tahun 1999

5 Comeback Terbaik Dalam Sejarah Liga Champions - Manchester United

Dua menit penuh dramatis dalam sejarah sepakbola antar klub Eropa ini tersaji dalam laga final Liga Champions 1998-1999.

Manchester United ketinggalan 0-1 dari Bayern Muenchen pada final yang dihelat di Estadio Camp Nou melalui gol tendangan bebas Mario Basler.

Munchen seolah sudah bersemangat menyambut akhir penantian 23 tahun tanpa gelar juara di kompetisi Eropa.

Klub raksasa Bavaria tersebut tinggal selangkah lagi menuntaskan puasa gelarnya di Liga Champions karena skor 1-0 bertahan hingga 90 menit waktu normal berakhir.

Namun, Manchester United tim arahan Alex Ferguson terus menekan dan tidak menyerah hingga peluit akhir dibunyikan.

Pemain pengganti Teddy Sheringham menendang keras bola rebound hasil tendangan Ryan Giggs untuk memaksa skor imbang 1-1 di menit ke-91.

Pemain pengganti lain, Ole Gunnar Solskjaer berhasil menyambar bola hasil sundulan Sheringham yang berawal dari sepak pojok David Beckham.

Akhirnya Manchester United berhasil melakukan comeback bersejarah di Liga Champions pada masa injury time, serta menutup musim dengan treble winners.

 

4) AS Monaco 3-1 Real Madrid – di Liga Champions 2004 (agregat 5-5, AS Monaco unggul agresifitas gol tandang)

5 Comeback Terbaik Dalam Sejarah Liga Champions - AS Monaco

AS Monaco merupakan salah satu klub kejutan di babak perempat final Liga Champions 2003-2004.

Seperti kisah Cinderella, perjuangan AS Monaco seolah akan berakhir usai takluk 2-4 di markas Real Madrid di leg pertama.

Gol Raul Gonzalez yang dicetak di sembilan menit sebelum istirahat di leg kedua Stadion Monte Carlo menjadikan beban Monaco menjadi berat.

Namun, secara mengejutkan AS Monaco berhasil mengejar ketertinggalan gol Madrid.

Ludovic Giuly berhasil membuka gol jelang jeda.

Fernando Morientes berhasil membawa Monaco membalikkan kedudukan setelah turun minum.

Ludovic Giuly, akhirnya menjadi superstar dengan mencetak gol ketiga Monaco di babak kedua usai berhasil mengunci kemenangan 3-1.

Skor agregat menjadi sama kuat 5-5, namun AS Monaco unggul dalam agresifitas gol tandang.

Laju AS Monaco sendiri harus kandas di partai final usai kalah dari Porto.

 

5) Barcelona 5-1 Chelsea – Liga Champions tahun 2000 (Extra Time, agregat 6-4)

5 Comeback Terbaik Dalam Sejarah Liga Champions - Barcelona

Sebelum menjalani comeback ajaib melawan PSG kemarin.

Barcelona ternyata juga pernah menghadirkan momen keajaiban comeback lain di tahun 2000 silam.

Takluknya Barcelona 1-3 pada leg pertama di Stamford Bridge, kandang Chelsea.

Membuat Blaugrana berada di posisi ujung tanduk. Namun, Barcelona berhasil menunjukkan mentalitas juara mereka.

Gol Rivaldo dan Luis Figo sebelum jeda seolah tidak ada artinya ketika striker Chelsea, Tore Andre Flo mencetak skor pada menit ke-60.

Namun gol Dani Garcia tujuh menit jelang akhir laga memaksa duel berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Kartu merah yang didapat Celestine Babayaro menjadi awal malapetaka bagi Chelsea.

Rivaldo dan Patrick Kluivert akhirnya berhasil mencetak dua gol tambahan untuk memastikan kemenangan Barcelona dengan keunggulan agregat 6-4 sekaligus menghancurkan asa Chelsea di Liga Champions musim tersebut.

Baca Juga : Barcelona Menggila – Comeback Terbaik dalam Sejarah Liga Champions

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password